Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Spanduk ucapan Natal dan tahun baru jadi perbincangan di Merauke
  • Jumat, 22 Desember 2017 — 16:33
  • 5573x views

Spanduk ucapan Natal dan tahun baru jadi perbincangan di Merauke

Spanduk itu memberikan ucapan selamat dari masyarakat ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke.
Spanduk ucapan selamat Natal dan Tahun Baru yang dipasang di seputaran Libra – Jubi/Frans L Kobun
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Sehelai spanduk bertuliskan selamat hari Natal 25 Desember 2017 dan Tahun  Baru 1 Januari 2018 di pasang di Lingkaran Brawijaya (Libra), menjadi perbincangkan berbagai kalangan masyarakat setempat. Spanduk itu memberikan ucapan selamat dari masyarakat ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke.

“Memang baru pertama kali rakyat Merauke memberi ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada Pemkab Merauke,” ujar salah seorang intelektual Marind, Harry Ndiken, kepada Jubi Jumat (22/12/2017).

Menurut Harry sebelumnya  tak pernah terjadi ucapan selamat dari rakyat ke pemeirntah. “Biasanya kan yang memberi ucapan adalah pemerintah kepada rakyatnya. Tetapi ini sebaliknya,” kata Harry menambahkan.

Harry menilai ucapan itu sebagai sentilan dan kritik halus kepada Pemkab Merauke. Karena biasanya pada tahun-tahun sebelum menjelang Natal  suasana dalam kota sudah ramai dengan berbagai pernak pernik Natal, namun kali ini sangat sepi.

“Ya, itu adalah kritikan halus kepada pemerintah dibawah kepemimpinan Frederikus Gebze-Sularso,” katanya.

Menurut dia, tidak salah jika sesekali rakyat memberi ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada Pemkab Merauke.

Munculnya spanduk ucapan itu seharusnya diambil nilai positifnya, karena mungkin rakyat menilai pemerintah telah melaksanakan tugas pelayanan dengan baik selama ini. Apalagi  umumnya pejabat di Merauke juga beragama Kristiani.

Bupati Merauke, Frederikus Gebze  mengaku belum mengetahui adanya spanduk ucapan dan siapa yang memasang megatasnamakan rakyat. “Jadi, saya belum  dapat  memberikan penilaian,” ujarnya.

Namun ia menilai dengan baik apa makna atau maksud sesungguhnya yang disampaikan dalam spanduk itu.

“Kenapa sampai spanduk dipasang, tanyakan kepada orang yang menulis. Namun yang dipasang itu tidak memprovokasi orang atau menyebarluaskan kebencian,”  katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Rawan konflik, ini ide bupati Merauke menghadapi Pilkada

Selanjutnya

Seorang remaja di Mappi tewas ditembak aparat polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe