Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kiribati dan Tuvalu segera terhubung melalui transportasi udara
  • Senin, 25 Desember 2017 — 11:57
  • 1530x views

Kiribati dan Tuvalu segera terhubung melalui transportasi udara

Menteri Komunikasi dari Pemerintah Tuvalu, Monise Tuivaka Laafai dan Menteri Komunikasi Kiribati, Willie Tokataake saat penandatangan kesepakatan mengenai membangun kembali hubungan layanan (transportasi) udara baru setelah perpisahan selama era kolonial. -RNZI/Kiribatis Tearinibeia Enoo-Teabo
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Funafuti, Jubi - Pemerintah Kiribati dan Tuvalu telah menandatangani kesepakatan baru membangun kembali hubungan layanan transportasi udara antara Tarawa di Kiribati dan Funafuti di Tuvalu. Layanan baru itu diharapkan meningkatkan hubungan persahabatan antara kedua negara yang berada di bawah pemerintahan kolonial Kerajaan Inggris itu.

“Layanan penerbangan ini lebih dari sekadar hubungan antara dua negara - ini juga merupakan jalan bagi kedua bangsa ini untuk bertumbuh dan berkembang saat kita menerbangkan bangsa kita maju ke depan bersama-sama,” kata Menteri Komunikasi dari Pemerintah Tuvalu, Monise Tuivaka Laafai,  saat sambutan penandatanganan kesepakatan di Hotel Funafuti Lagoon.

Ia menyatakan kemitraan sektor penerbangan merupakan katalis bagi pembangunan ekonomi kedua negara. “Kita adalah satu bangsa, satu pemerintah, di bawah satu identitas, koloni Kepulauan Gilbert dan Ellice,” kata Laafai menambahkan.

Menurut dia, penandatanganan itu merupakan  sejarah yang diakui hingga saat ini terlepas dari kenyataan dua negara masing-masing independen dan berdaulat secara penuh.

Menteri Komunikasi Kiribati, Willie Tokataake menyatakan penandatanganan tersebut menandai dimulainya kesepakatan yang saling menguntungkan antara Kiribati dan Tuvalu. “Dengan harapan bisa lebih mendekatkan kedua negara,” kata Tokataake.

Menurut dia, Mou sebagai kesadaran tantangan yang dihadapi kedua negara ini, terutama dalam kaitannya layanan udara. “Penandatanganan hari ini hanyalah awal yang bisa membuahkan hasil yang baik untuk rakyat Kiribati maupun Tuvalu,” kata menteri Tokataake menjelaskan.

Layanan transportasi udara baru tersebut akan meningkatkan alternatif mode perjalanan bagi pelajar dan pekerja asing dan pada saat bersamaan mendorong lebih banyak perjalanan antara kedua negara.

Menteri dan anggota delegasinya mengunjungi Tuvalu menggunakan pesawat jenis Dash 8 milik Air Kiribati Limited yang baru. (*)

loading...

Sebelumnya

Catatan Politik Pasifik sepanjang 2017, gejolak menuju stabilitas (Bagian 1)

Selanjutnya

Tiga fasilitas PLTA Samoa siap beroperasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe