Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Oxfam sediakan benih untuk penanggulangan krisis pangan di Ambae
  • Selasa, 26 Desember 2017 — 15:43
  • 1828x views

Oxfam sediakan benih untuk penanggulangan krisis pangan di Ambae

Persediaan benih lewat sebuah kesepakatan dengan Department of Agriculture and Rural Development  atau Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan yang akan mewakili gugus Keamanan Pangan dan Pertanian setempat .
Kepala Bagian Pertanian, Antoine Ravo saat menandatangani kesepakatan dengan Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vanuatu. - DVU/ Elisabeth C. Giay
Zely Ariane
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Port Vila, Jubi – Oxfam bakal sediakan benih untuk penanggulangan krisis pangan di Ambae, Vanuatu, lewat sebuah kesepakatan dengan Department of Agriculture and Rural Development  atau Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan yang akan mewakili gugus Keamanan Pangan dan Pertanian setempat .

“Oxfam mendanai bantuan bahan tanam dan benih untuk keluarga-keluarga di Ambae yang hingga saat ini masih menghadapi dampak dari erupsi gunung berapi tersebut,” kata Kepala Bagian Pertanian, Vanuatu, Antoine Ravo.

Bahan-bahan tanam itu akan difasilitasi oleh petugas pertanian provinsi dan petani-perani dari Maewo. Sedangkan Oxfam menyatakan ingin melihat pembagian bibit, bahan tanam dan informasi didistribusikan kepada penerima yang terkena dampak paling buruk di Ambae.

Distribusi benih tanaman yang didistribusikan bersifat cepat  tumbuh sebagai bagian program penganggulangan bencana krisis Ambae sesuai dengan rincian hasil Analisis Kebutuhan yang dilakukan oleh FSAC. “Oxfam akan memastikan bahwa benih dan bahan tanam yang diperbantukan hanya digunakan untuk tujuan penanggulangan Ambae,” kata Antoine Ravo, menjelaskan.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Oxfam karena telah membantu FSAC dan mendukung masyarakat Ambae. Menurut dia, Oxfam adalah salah satu LSM pertama yang menanggapi secara postif terhadap program  penanganan pangan.
 

Departemennya melalui FSAC akan bekerja secara dekat dengan Oxfam untuk memastikan proyek itu berhasil dilaksanakan  dan dapat berdampak positif bagi keluarga dan rakyat di Ambae. (*) dailypost.vu/ Elisabeth C. GIAY

loading...

Sebelumnya

Tunggakan listrik SIBC mencapai 65 ribu dolar

Selanjutnya

Ada apa dengan penjualan paspor Kepulauan Pasifik?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4807x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4196x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3733x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3412x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3291x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe