Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Keuskupan Agung Merauke: Pelaku penembakan remaja di Mappi harus diperiksan kejiwaannya
  • Jumat, 29 Desember 2017 — 23:23
  • 3751x views

Keuskupan Agung Merauke: Pelaku penembakan remaja di Mappi harus diperiksan kejiwaannya

Direktur SKP Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo, mendesak Polda Papua agar memeriksa kejiwaan oknum anggota polisi Polres Mappi, Bripka DE, yang telah melakukan tindakan penembakan terhadap seorang pelajar di Kabupaten Mappi, Nikolaus Bernolpus (19), hingga meninggal dunia.
Direktur SKP Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo, MSC ketika memberikan  keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor :
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Direktur SKP Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo, mendesak Polda Papua agar memeriksa kejiwaan oknum anggota polisi Polres Mappi, Bripka DE, yang telah melakukan tindakan penembakan terhadap seorang pelajar di Kabupaten Mappi, Nikolaus Bernolpus (19), hingga meninggal dunia.

“Proses hukum harus tetap jalan sebagaimana biasa, namun kejiwaan dari oknum polisi diperiksa dulu, sehingga dapat diketahui apakah dia waras atau tidak.  Lalu, hasil dari setiap pemeriksaan penanganan oleh penyidik Polda Papua terhadap pelaku disampaikan secara transparan kepada masyarakat,” kata Pastor Amo, kepada Jubi, Jumat (29/12/2017).

Pastor Amo mempertanyakan oknum polisi yang muncul mendadak dengan pakaian preman.

“Kenapa yang bersangkutan hadir di situ dan sampai berkelahi hingga menembak seorang pelajar. Apakah betul warga setempat melakukan penyerangan. Itu harus didalami kembali,” ujarnya.

Dikatakan, tembakan terhadap warga sipil bukan menjadi tugas seorang polisi.

“Beberapa kasus yang saya ikuti dan pelajari, lebih banyak anggota polisi menghadapi masyarakat terutama orang Papua selalu dengan penembakan,” tegasnya.

Diharapkan  anggota tersebut diproses dan dihukum seberat-beratnya, bila perlu dipecat,karena telah melakukan tindakan main hakim sendiri dengan menembak warga sipil hingga meninggal dunia.

“Ini adalah bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), lantaran menghilangkan nyawa orang  yang nota bene adalah warga sipil,” ungkapnya.

Pastor Amo kembali mengingatkan Kapolres Mappi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wartono, untuk membina anggotanya lagi sehingga tidak seenaknya menembak warga sipil, terutama orang asli Papua.

Sebelumnya, Kapolres Mappi, AKBP Wartono, melalui telpon selulernya, Kamis (28/12/2017),  menjelaskan penembakan terjadi pada tanggal 25 Desember 2017 sekitar pukul 04.00 WIT.

Dikatakan, sebelum kejadian, anggota melakukan patroli malam menggunakan mobil di Kepi, ibukota kabupaten Mappi, dan sekitarnya. Ketika patrolimasuk di jalan Kodok, ditemukan sekelompok orang yang diduga sedang meneguk minuman beralkohol.

Anggota polisi yang sedang patrol minta mereka pulang ke rumah masing-masing karena paginya harus ke gereja mengikuti misa perayaan Natal.
Tanpa diketahui, lanjut Kapolres, sekitar pukul 03.40 WIT, salah seorang anggota polisi berpakaian preman muncul dari belakang, ikut  menegur korban. Namun tak diterima baik sehingga terjadi perkelahian.

Disaat sedang berkelahi, katanya, korban berlari menuju ke rumahnya mengambil senjata tajam. Hanya saja, setelah pulang membawa kayu dan memukul oknum polisi hingga terjatuh, seketika juga seorang oknum polisi memberikan tembakan peringatan dua kali ke bawah.
Beberapa saat kemudian, korban lari dan oknum polisi mengarahkan pistol menembak korban mengenai leher bagian belakang. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Arnoldus Teluma babak belur saat ditahan Polres Merauke

Selanjutnya

Polres Merauke masih gantung penanganan satu kasus korupsi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9762x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3398x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2131x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe