Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Penutupan parade budaya Papua sempat macetkan kota
  • Minggu, 31 Desember 2017 — 15:00
  • 2405x views

Penutupan parade budaya Papua sempat macetkan kota

Kemacetan panjang dari tempat acara hingga di Angkasa depan toko Aneka Mas Sentani.
Kendaraan yang terlihat macet di depan jalan Rindam Ifar Gunung. Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani,Jubi -Penutupan parade budaya Papua sempat macetkan kota, tepatnya saat usai kegiatan yang di laksanakan di lapangan Hawai Sentani. Kemacetan panjang dari tempat acara hingga di Angkasa depan toko Aneka Mas Sentani.

"Ini sudah macet begini tu parah jadi harus sabar saja karen ini kendaraan saja macet panjang ini," ucap penguna jalan ini,” ujar seoarang pengguna jalan raya yang menggunakan kendaraan roda empat menuju arah Waena, Oprits, Sabtu,30/12/2017.

Ia terpaksa harus sabar melihat kedaraan yang nyaris tak bisa bergerak akibat kepadatan pengguna jalan raya.

Pantauan Jubi pada Sabtu,30/12/2017 kemacetan terus bertambah hingga sampai jam 6:43 waktu papua.  Kendaraan jalur Sentani Waena Abepura masih terlihat macet, sepeda motor dan mobil terlihat bergeser maju hanya perlahan.

"Kalau sudah macet panjang ini pasti memakan waktu yang cukup lama dan berjam-jam," ujar Oprits,  menambahkan.

Ia menjelaskan terjadi kemacetan itu dikarenakan kendaraan yang tidak mematuhi ketertiban arus lalu lintas. Kemacetan semkin parah karena ada kendaraan mobil dan motor memutar di jalur larangan.

Kalau ditertibkan satu arah itu tidak mungkin terlalu parah," katanya.

Nelly Wanma,  pengguna jalan lain mengatakan jika macet seperti ini harus hati-hati mengendarai kendaraan. "Lebih bagus janhan balap-balap itu bisa berakibat fatal bagi pejalan kaki, soalnya habis acara bakar batu begini tu pasti orang banyak yang memilih jalan kaki,"  katanya.

Ia berharap kemacetan ini tidak memakan waktu yang lama karena ada orang yang mengejar waktu untuk acara maupun kegiatan lain. Nelly mengaku  sudah hampir satu jam di jalanan tapi akibat macet itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Perbatasan RI-PNG menjadi destinasi wisata dadakan

Selanjutnya

Warga Sentani tanam pohon cemara di Bukit Teletabis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat