PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Diduga tak gunakan kondom, 10 PSK dan pramuria diadili di PN Merauke
  • Sabtu, 29 Oktober 2016 — 12:01
  • 942x views

Diduga tak gunakan kondom, 10 PSK dan pramuria diadili di PN Merauke

“Setelah diketahui terjangkit kuman, maka dapat disimpulkan jika saat melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis, mereka tak menggunakan kondom. Memang kita tak melihat secara langsung. Tetapi jelasnya bahwa ketika ada kuman pada alat vital, dipastikan tak menggunakan kondom,” ujarnya.
Ilustrasi - IST
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Sebanyak 10 Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pramuria disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Merauke. Karena diduga saat melakukan hubungan seks bersama lawan jenisnya, tidak menggunakan kondom.

Sidang yang berlangsung tertutup untuk umum itu, dilaksanakan Jumat (28/10/2016) dipimpin hakim tunggal Sumarna, SH. Sedangkan bertindak sebagai penuntut umum adalah Agus Susanto Kurniawan dan dua rekan lainnya yang adalah  Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Para PSK dan pramuria, dijerat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan IMS dan HIV/AIDS.  Mereka divonis  denda Rp 1 juta sampai Rp 3 juta  dan atau hukuman kurungan 15 hari.

Kepala Kesehatan Reproduksi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, dr. Inge Silvia usai persidangan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan kesehatan terhadap PSK maupun pramuria yang dilakukan rutin tiap bulan, ditemukan sepuluh terjangkit kuman atau kencing nanah.

“Setelah diketahui terjangkit kuman, maka dapat disimpulkan jika saat melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis, mereka tak menggunakan kondom. Memang kita tak melihat secara langsung. Tetapi jelasnya bahwa ketika ada kuman pada alat vital, dipastikan tak menggunakan kondom,” ujarnya.

Sementara hakim yang menyidangkan kasus itu, Sumarna, SH menegaskan, para PSK maupun pramuria didenda senilai Rp 1 juta sampai Rp 3 juta. Jika tidak membayar, akan menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke selama 15 hari.

Sementara penuntut umum, Agus Susanto Kurniawan mengatakan, dengan penegakan Perda yang dilakukan, sekaligus  sebagai peringatan kepada para PSK maupun pramuria lain agar ketika akan melakukan hubungan seksual, menggunakan kondom.

“Saya kira ini menjadi perhatian bagi PSK lain agar menolak pasangan yang tak ingin menggunakan kondom saat berhubungan seksual,” tuturnya. (*)

 

Sebelumnya

Legislator ingin kejanggalan proyek di Merauke diusut

Selanjutnya

Jual minol berlabel tanpa izin, dua warga Merauke dihukum

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua