Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Bulog gagal memenuhi target pengadaan beras 2017
  • Selasa, 02 Januari 2018 — 00:46
  • 1253x views

Bulog gagal memenuhi target pengadaan beras 2017

Tercatat Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat, hingga pekan keempat Desember 2017, baru menyerap beras petani sebanyak 40 ribu ton atau 85 persen dari target 2017 sebanyak 46 ribu ton
Penjualan komoditi unggulan Bulog dalam salah satu operasi pasar yang dilakukan oleh Polda Papua beberapa waktu lalu, -Jubi/ Sindung
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Pengadaan beras  di Papua dan Papua Barat tahun ini tak memenuhi sesuai target  yang diharapkan. Tercatat Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat, hingga pekan keempat Desember 2017, baru menyerap beras petani sebanyak 40 ribu ton atau 85 persen dari target 2017 sebanyak 46 ribu ton

“Tidak mudah merealisasikan target penyerapan beras selama setahun ini karena terkendala cuaca membuat sedikit terlambat dalam pembenihan di awal tahun,” kata Kepala Perum Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Fauzi Muhamad kepada wartawan, belum lama ini.

Selain iu keinginan harga jual komoditas  beras di tingkat petani dirasakan kecil sehingga pemerintah diminta menaikkan harga patokan yang sebelumnya telah ditetapkan.  

Meski belum memenui target Bulog menjamin stok beras yang dimiliki cukup aman. “Untuk Papua ketersedian mencapai 2 hingga 3 bulan dan Papua Barat 4 hingga 5 bulan,” kata Fauzi menambahkan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan libur akhir tahun tak terganggu stok beras. Hal itu disampaikan Darmin usai mengelar rapat dengan Badan Urusan Logistik (BULOG) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 29 Desember 2017.

"Kalau dilihat dari beberapa petunjuk seperti arus beras ke Pasar Induk Cipinang itu masih normal. Ada sedikit penurunan volume tapi masih di atas 3 ribu ton per hari," kata Darmin.

Darmin mengatakan akhir tahun ini harga beras terpantau naik meski masih di bawah satu persen. Namun ia mengaku tidak ada langkah khusus terkait hal itu karena kenaikan harga beras masih dianggap normal.(*)

loading...

Sebelumnya

Pemda diharapkan permudah perizinan pembangunan rumah bersubsidi

Selanjutnya

Penyaluran Rastra diganti Bansos

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe