Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator Papua sebut pengadangan Filep Karma di bandara Sukarno-Hatta berlebihan
  • Rabu, 03 Januari 2018 — 17:42
  • 2344x views

Legislator Papua sebut pengadangan Filep Karma di bandara Sukarno-Hatta berlebihan

"Bukan hal baru beliau (Filep Karma) menggunakan pin bintang kejora di bajunya. Pin bintang kejora yang selalu digunakan, sudah menjadi identitas beliau," kata Decky via teleponnya kepada Jubi, Rabu (3/1/2018).
Tokoh Papua Merdeka, Filep Karma - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Decky Nawipa, mengatakan sikap polisi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, yang mengamankan tokoh Papua Merdeka, Filep Karma, Selasa (2/1) malam, terkesan berlebihan.

Ia mengatakan, jika alasannya mantan tahanan politik Papua itu menggunakan pin bintang kejora, itu mengada-ada, karena bukan baru kali ini Filep Karma menggunakan bintang kejora yang dianggap pemerintah Indonesia sebagai simbol Papua merdeka.

"Bukan hal baru beliau (Filep Karma) menggunakan pin bintang kejora di bajunya. Pin bintang kejora yang selalu digunakan, sudah menjadi identitas beliau," kata Decky via teleponnya kepada Jubi, Rabu (3/1/2018).

Katanya, mengapa baru kali ini pin bintang kejora yang selalu menempel di baju Filep Karma dipermasalahkan. Padahal selama ini, ke mana pun Filep berpergian, termasuk ke Jakarta dan daerah lain di luar Papua, ia selalu menggunakan pin bintang kejora.

"Kenapa baru kini dipermasalahkan? Orang pakai bintang kejora tidak langsung dikategorikan Papua merdeka," ujarnya.

Menurutnya, membatasi dan melarang atribut bintang kejora akan tetap ada, karena ini bukan hal baru untuk orang asli Papua.

"Sudah ada sejak Belanda masih menduduki Papua Barat, hingga Papua Barat diserahkan ke Indonesia," katanya.

Dikutip dari CNN, tokoh Papua merdeka, Filep Karma diamankan polisi bandara Soekarno-Hatta, Jakarta Selasa (2/1) sekira pukul 21.00 WIB, setelah turun dari pesawat.

Ia dibawa ke Mapolres Bandara Soekarno Hatta, namun, akhirnya dibebaskan.

Aktivis Civil Liberty Defender, Uchok Sigit Prayogi, yang mendampingi Filep Karma di Mapolres Bandara mengatakan, informasi yang diperoleh dari Filep, saat itu, ia berangkat dari Yogyakarta menuju bandara Soekarno Hatta.

"Saat pak Filep sampai di bandara kurang lebih pukul 21.00 WIB, diadang beberapa anggota TNI berpakaian sipil maupun pakaian dinas, kemudian membawa pak Filep ke ruang tunggu kedatangan," kata Uchok kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/1).

Menurutnya, Filep mengaku sejak dalam penerbangan dari Yogyakarta ke Jakarta, ia sempat dicurigai oleh salah satu anggota TNI yang kebetulan satu pesawat dengannya. Anggota TNI itu sempat menegur Filep karena atribut yang dikenakan Filep.

Setibanya di ruang tunggu, sejumlah aparat keamanan sempat mempermasalahkan pin bergambar Bintang Kejora yang menempel di pakaian Filep, karena merupakan bendera salah satu gerakan masyarakat sipil dalam hak menentukan nasib sendiri.

"Dalam proses interogasi Filep sempat dibentak, bahkan sampai mendapat gebrakan meja. Kurang lebih sampai pada pukul 23.00 WIB. Kemudian, polisi datang dan membawa pak Filep ke Mapolres Bandara untuk dimintai keterangan. Setelah berdebat, pukul 01.00 WIB, Filep dipersilakan pulang," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemuda ini tewas setelah dianiaya anggota TNI

Selanjutnya

PDIP dalam waktu dekat akan tentukan bakal calon Pilgub Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe