Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Layanan bus khusus perempuan di Port Moresby segera dibuka
  • Kamis, 04 Januari 2018 — 20:21
  • 1664x views

Layanan bus khusus perempuan di Port Moresby segera dibuka

Kebijakan itu dilakukan karena mayoritas perempuan negara tersebut pernah menjadi korban kejahatan di angkutan publik.
perempuan di Papua Nugini Meri Seif sedang melakukan pelatihan untuk sekelompok pengemudi perempuan pertamanya. - ABC News/ Eric Tlozek
Zely Ariane
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Port Moresby, Jubi - Papua Nugini bakal memberikan layanan bus khusus untuk perempuan yang dijamin memberikan keamanan dan bebas biaya. Kebijakan itu dilakukan karena mayoritas perempuan negara tersebut pernah menjadi korban kejahatan di angkutan publik.

“Layanan Bus Meri Seif, atau Aman untuk Perempuan terus berkembang berkat sumbangan empat bus baru dari perusahaan Australia, Ventura,” kata manajer Yayasan Ginigoada, Mike Field.

Yayasan Ginigoada merupakan lembaga yang menjalankan layanan bus khusu untuk kaum perempuan di PNG. Lembaga itu  memutuskan layanan bus yang khusus yang juga dikemudikan oleh perempuan.

“Untuk sebuah bis dan melihat seorang perempuan di belakang kemudi, menurut kami itu akan menjadi pernyataan yang sangat positif,” kata Mike Field menambahkan .

Menurut Mike, sekelompok kecil perempuan sedang dilatih mengemudi bis dengan harapan dapat bekerja tetap sebagai pengemudi di layanan Meri Seif.

Seorang peserta pelatihan mengemudi bus khusus perempuan, Gorame Momo, menilai layanan bus khusus itu merupakan jalan yang lebih baik dalam melayani kaum perempuan di moda angkutan umum.

“Ini akan mengubah pemahaman yang selama ini menyebutkan mengendarai kendaraan besar selam ini identik pekerjaan laki-laki,” kata Gorame Momo.

Menurut dia para peserta pelatihan bersemangat belajar dan berelatih, mereka bangga bisa menerobos  pemahaman keliru yang menyebutkan selama ini hanya pria yang bisa mengendalikan angkutan besar.

“Orang-orang di sepanjang jalan dan di kendaraan lain melihat kita seolah-olah kita melakukan sesuatu yang berbeda, jadi pada dasarnya ide ini adalah hal yang baru,” katanya. (*) ABC News / Elisabeth C. Giay

loading...

Sebelumnya

Karakter eksklusif Pokémon Go hanya bisa ditemukan di Pasifik Selatan

Selanjutnya

Senator CNMI ajukan RUU 30 jam kerja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe