Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Nauru terima bantuan Israel sebelum sidang PBB
  • Kamis, 04 Januari 2018 — 20:38
  • 2180x views

Nauru terima bantuan Israel sebelum sidang PBB

Nauru dijanjikan pembangunan sebuah pabrik pengolahan limbah dua pekan sebelum PBB menolak pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Nikki Haley, duta besar Amerika Serikat untuk PBB. - Vila Times
Zely Ariane
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Tel Aviv, Jubi - Sebuah laporan dari Israel mengatakan Nauru dijanjikan pembangunan sebuah pabrik pengolahan limbah dua pekan sebelum PBB menolak pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Surat kabar berbasis di Tel Aviv, Yedioth Ahronoth, melaporkan Komite Tender Kementerian Luar Negeri Israel telah menyetujui pengeluaran sebesar AS$ 72.000 untuk Nauru tanpa mengumumkan pelaksaanaan tender untuk menerima pengajuan penawaran.

Dikatakan pula bahwa kesepakatan tersebut disetujui oleh sebuah komite khusus yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri negara itu, penasihat hukum kementerian tersebut, dan serta akuntannya.

Yedioth Ahronoth juga mengklaim bahwa Presiden Nauru Baron Waqa telah mengajukan sebuah permohonan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, meminta bantuan berupa instalasi fasilitas pengolahan limbah di negara pulau di Pasifik Selatan itu.

Di Majelis Umum PBB Desember lalu, Nauru adalah salah satu dari sembilan negara yang menentang resolusi yang didukung oleh seratus dua puluh delapan negara lainnya, resolusi yang dicapai saat itu adalah penolakan atas pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel bulan lalu .

Berpihak dengan Israel dan Amerika Serikat adalah empat negara di Kepulauan Pasifik: Kepulauan Marshall, Negara Federasi Mikronesia, Nauru dan Palau.

Selain itu dukungan pro-Israel lainnya datang dari Honduras, Guatemala dan Togo mendorong negara-negara berkembang agar dapat memilih Israel di PBB, Netanyahu dilaporkan berencana untuk memulai pendanaan bantuan sebesar AS$ 50 Juta. (*) RNZI/ Elisabeth C. Giay

 

loading...

Sebelumnya

Senator CNMI ajukan RUU 30 jam kerja

Selanjutnya

PNG menarget pasar pariwisata India

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe