Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pembangunan infrastruktur dasar untuk hilangkan kawasan terisolasi
  • Jumat, 05 Januari 2018 — 21:53
  • 2712x views

Pembangunan infrastruktur dasar untuk hilangkan kawasan terisolasi

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, terus berupaya menghilangkan status kawasan terisolasi atau terbelakang dalam berbagai aspek pembangunan, melalui sejumlah proyek pembangunan infrastruktur dasar.
Pemerintah kabupaten Lanny Jaya – Jubi/Setda Lanny Jaya
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi - Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, terus berupaya menghilangkan status kawasan terisolasi atau terbelakang dalam berbagai aspek pembangunan, melalui sejumlah proyek pembangunan infrastruktur dasar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohilait, saat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (5/1/2018), mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan kawasan-kawasan terisolasi di daerah tersebut.

"Ada program tahun 2018 yaitu 'No Isolasi', dimana masih ada empat distrik yang terisolasi karena belum ada jalan beraspal dan ini menjadi prioritas Bupati serta Wakil Bupati Lanny Jaya," ujarnya.

Pemkab Lanny Jaya manargetkan hingga akhir 2018 tidak ada lagi permukiman di sana yang masuk kawasan terisolasi atau terbelakang.

Mengingat kini akses jalan ke empat distrik dimaksud belum ada sehingga perkembangan ekonomi, kemajuan sektor pendidikan, dan peningkatan pelayanan kesehatan di sana belum sebaik di 35 distrik lainnya yang sudah maju.

Karena sudah menjadi program bupati, ia mengimbau pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperhatikan program tersebut.

Pemkab Lanny Jaya menetapkan APBD 2018 sebesar Rp 1,45 triliun atau naik empat persen dari anggaran tahun lalu.

Anggaran itu akan digunakan untuk pelaksanaan beberapa program peningkatan kesejahteraan rakyat, misalnya membuka daerah isolasi, memberikan bantuan modal usaha Rp 1 juta per bulan kepada setiap kepala keluarga, serta bantuan pendidikan dan peningkatan pelayanan kesehatan.

"Jadi semua hal yang berkaitan dengan pendidikan, itu kita tarik dan lakukan satu pintu. Kalau dahulu dana pendidikan itu ada di mana-mana, sekarang kita satu saja, sehingga kalau orang Lanny Jaya mau sekolah misalnya, tidak boleh ada lagi alasan ketika sudah semester 6 atau 7 dia harus cuti untuk cari uang untuk membiayai kuliah. Ini yang tidak boleh lagi terjadi,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pendukung Yumes ancam memalang kantor Panwas Jayawijaya

Selanjutnya

Penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana studi akhir mahasiswa Tolikara di Manado ditunda 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe