Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. APBD P 2016 sudah disetujui Kemendagri
  • Sabtu, 29 Oktober 2016 — 13:02
  • 979x views

APBD P 2016 sudah disetujui Kemendagri

"Kami sudah memberikan jawaban atas evaluasi itu dan telah diterima," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (28/10/2016).
Kantor kementerian Dalam Negeri RI - Dok. Jubi
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016, Pemerintah Provinsi Papua sebesar Rp640 miliar telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, mengatakan evaluasi APBD Perubahan telah selesai dilakukan,  pemerintah provinsi juga telah memberikan jawaban atas evaluasi tersebut.

"Kami sudah memberikan jawaban atas evaluasi itu dan telah diterima," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (28/10/2016).

Menurutnya, masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah menandatangani Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) APBD Perubahan 2016.

"Dengan demikian, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh instansi pemerintah provinsi agar segera melaksanakan program kerja maupun kegiatan yang telah dianggarakan dalam APBD Perubahan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musaad mengingatkan dengan telah disetujui APBD Perubahan Papua 2016, SKPD dapat melaksanakan kegiatan dalam APBD Perubahan secara tepat waktu.
"Program program agar segera dilaksanakan agar tingkat penyerapan provinsi bisa maksimal. Sebab intinya adalah bagaimana kita memanfaatkan sisa waktu jelang akhir tahun ini dengan maksimal untuk kemajuan pembangunan di tanah ini menuju Papua yang bangkit, mandiri dan sejahtera," kata Musaad.

Selain itu, ujar Musaad, pihaknya berkeinginan untuk mendorong pembahasan Rancangan APBD induk 2017 pada November mendatang ke DPR Papua. Dengan harapan dapat segera disahkan dan dijalankan pada awal tahun depan.

"Ini harus dilakukan agar di Desember kita bisa lebih tenang. Dan ini pun sebagaimana arahan dari bapak gubernur. Sebab jika mundur ke Desember dikhawatirkan akan tidak tenang, dimana umat kristiani akan menghadapi hari raya keagamaan dan tahun baru," ujarnya. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Pemprov masih tunggu hasil Monev dana Otsus

Selanjutnya

Pemprov dukung karantina ekspor daging ke PNG

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe