Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pesan Natal, Bupati Tolikara : walau berbeda, mari hidup rukun dan damai
  • Senin, 08 Januari 2018 — 06:47
  • 1231x views

Pesan Natal, Bupati Tolikara : walau berbeda, mari hidup rukun dan damai

“Kami dengan sukacita menggelar open house ini dan senang bisa berkumpul kembali dengan keluarga walaupun berbeda pendapat saat pilkada bupati 2017 kemarin. Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Tuhan sudah mempersatukan kita kembali,” ucap Bupati Usman.
Bupati Usman G. Wanimbo saat menyampaikan pesan Natal. - Diskominfo Tolikara untuk Jubi INSERT: Pendeta Yesaya Weya.
Yuliana Lantipo
Editor : Admin Jubi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sumber: Diskominfo Tolikara

Sentani, Jubi - Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo, SE, M.Si beserta keluarga menggelar Open House saat Natal 2017 di kediamannya, Jalan Pasir, Hawaii-Sentani, Selasa, 26 Desember 2017.

Para tamu disambut langsung oleh Bupati Usman Wanimbo beserta Istri, Feronika Wanimbo, dan keluarga.

Acara open house dimulai pukul 15.00 WIT hingga selesai pukul 18.00 WIT, yang diisi berbagai kegiatan, diantaranya kesan pesan Natal dari pendeta Yesaya Weya dan Bupati Usman dan diakhiri rama-tama serta pembangian bingkisan Natal.

Kediaman orang nomor satu di Tolikara itu tampak ramai dengan kehadiran tamu undangan serta masyarakat dari berbagai latar belakang: selain pejabat daerah, moment Natal tersebut turut diramiakan oleh pelajar dan mahasiswa asal Tolikara, para ondoafi dan ondofolo Sentani, serta masyarakat Sentani dan Jayapura.

Tidak ketinggalan, masyarakat Tolikara Muslim juga tampak hadir memberikan ucapan selamat natal kepada Bupati Usman beserta keluarga.

Pendeta Yesaya Weya, dalam pesan Natalnya, meminta seluruh umat manusia menuruti perintah Tuhan, dengan mengutip Firman Tuhan yang terambil dari Injil Markus Pasal 1:22. Temanya, umat Nasrani diajak untuk lebih tekun dan giat menuruti perintah Tuhan.

“Saya minta umat Nasrani, kalau masih ada yang berbuat hal-hal yang tidak dikehendaki Tuhan, yang menyakiti hati Tuhan, mari… saya ajak segera berhenti dan kembalilah kepada perintah Tuhan,” pesan Pendeta Yesaya.

Sementara itu, Bupati Usman Wanimbo, dalam pesan kesan Natal, berbagi pengalaman yang dihadapinya, baik sebagai kepala daerah, kepala rumah tangga, dan jemaat.

Selama tahun 2017, yang juga merupakan tahun politik bagi Tolikara, Usman bercerita tentang berbagai persoalan yang dihadapi, terutama dalam Pilkada Bupati Tolikara 2017. Berbeda dengan pilkada sebelumnya, Usman merasa bersyukur karena pesta politik lima tahunan tersebut berjalan lancar dan aman.

“Kami hadapi berbagai masalah di berbagai aspek terutama dalam Pilkada Bupati Tolikara 2017. Tetapi semuanya tiba dengan selamat dan aman. Karena itu kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kemurahan dan kuasanya sehingga kami selesai dengan selamat,” ucap Bupati Usman.

Pada kesempatan tersebut, Usman juga berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung hingga pilkada tersebut sukses, di antaranya, TNI/Polri tingkat pusat hingga daerah, Mendagri, KPU, Bawaslu, serta seluruh komponen masyarakat.

“Kami dengan sukacita menggelar open house ini dan senang bisa berkumpul kembali dengan keluarga walaupun berbeda pendapat saat pilkada bupati 2017 kemarin. Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Tuhan sudah mempersatukan kita kembali,” ucap Bupati Usman.

Pada Natal 2017, Usman berpesan agar moment tersebut dapat dipakai untuk memupuk kebersamaan antar sesama warga, bukan saja umat Nasrani tetapi juga kepada umat Muslim dan umat beragama lain. Sehingga dengan kebersamaan itu, kita hidup bersatu dan rukun tanpa ada perbedaan di antara kita. Dengan demikian kedamaian benar-benar terwujud di tengah-tengah masyarakat.

“Kami memasuki tahun 2018 nanti penuh dengan tanpa bayangan ketidak pastian, kami belum tahu dalam tahun 2018 ini akan terjadi apa. Karena itu kita melangkah dengan iman bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa terus menyertai dan berkarya atas semua langkah hidup kita,” pesan Bupati Usman. (*)

loading...

Sebelumnya

Perpanjangan Nop Goliat Dekai capai 50 persen, Maret ditargetkan rampung

Selanjutnya

Pulihkan Tolikara, masyarakat sembayang dan puasa tiga hari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4826x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4228x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3948x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3435x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2893x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe