Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Pulihkan Tolikara, masyarakat sembayang dan puasa tiga hari
  • Senin, 08 Januari 2018 — 07:06
  • 1302x views

Pulihkan Tolikara, masyarakat sembayang dan puasa tiga hari

“Kami pemerintah Tolikara siap mendukung rencana hamba-hamba Tuhan dari wilayah Pantura di Jayapura untuk melakukan KKR di seluruh wilayah Tolikara. Semoga dengan dilakukannya KKR ini wilayah Tolikara dapat dipulihkan total baik umat Tuhan, serta tanahnya,” harap Bupati Usman.
Bupati Usman Wanimbo dan Wakil Bupati Dinus Wanimbo- Diskominfo Tolikara
Yuliana Lantipo
Editor : Admin Jubi
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sumber: Diskominfo Tolikara

Sentani, Jubi - Sejak ajaran Nasrani masuk dan membuka pelayanan di daerah Tolikara pada tahun 50an, masyarakat Tolikara dikenal memiliki budaya ramah, hidup rukun, kebahagiaan dan suka cita antar keluarga selalu terlihat dalam keluarga masing-masing dengan bekerja gotong royong.

Namun, seiring terbentuknya Kabupaten Tolikara sejak 2002, budaya masyarakat hidup rukun itu semakin menjauh. Salah satunya dipercaya karena unsur politik seperti pemilihan kepala daerah.

Melihat itu, keprihatinan lahir dari seluruh masyarakat, khususnya Tolikara. Mereka yang berdomisili di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura serta Kabupaten Keerom dan sekitarnya, baru-baru ini menggelar ibadah gabungan yang mengusung doa bagi pemulihan Tolikara. 

Dalam rangka ibadah gabaungan tersebut, para hamba Tuhan dari wilayah Pantura telah mengawali dengan doa dan puasa selama tiga hari di Hotel Sahid, Entrop, Jayapura, sejak30 Desember 2017-3 Januari 2018.

Ibadah pemulihan Tolikara itu sendiri digelar di Aula serba guna Sekolah Tinggi Alkitab STAKIN GIDI di Polomo Sentani, Kamis (4/1/2018), dipimpin Pendeta Lipius Biniluk.

Dengan mengutip firman Tuhan dari 2 Tawarik 7:14, Pdt. Lipius Biniluk berpesan kepada seluruh masyarakat Tolikara menanggalkan segala amarah dan meminta pemulihan kepada Tuhan.

“Umat Tuhan Tolikara harus merendahkan diri dengan cara bertobat, selama ini jika ada orang Tolikara hanya hidup ikut-ikutan belum menerima Tuhan Yesus dan tidak menuruti perintah-perintah-Nya, orang itu harus bertobat, maka Allah akan memberkati kita sekalian,” pesan pendeta.

“Selain itu sesama warga Tolikara harus saling mengasihi. Jadi orang Tolikara yang belum melepaskan keinginan duniawi saudara harus melepaskan diri dari keinginan duniawi itu, seperti ingin memiliki kekuasaan maka segala cara dihalalkan sehingga timbul iri hati, dengki,” lagi pesan pendeta.

Pendeta meminta masyarakat Tolikara menjadi pembawa pesan damai. Dengan begitu, lanjut pendeta, kebahagiaan dan suka cita dalam keluarga dapat terwujud, “Kuncinya mengasihi sesama saudara, menghargai antar sesama saudara.”

Berkaitan dengan upaya pemulihan Tolikara, para hamba Tuhan dari Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Wilayah Pantura berencana menggelar Kebaktian dan Kebangunan Rohani (KKR) di seluruh Tolikara. Rencana tersebut mendapat sambutan seluruh pihak.

Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo menyatakan, “Kami pemerintah Tolikara siap mendukung rencana hamba-hamba Tuhan dari wilayah Pantura di Jayapura untuk melakukan KKR di seluruh wilayah Tolikara. Semoga dengan dilakukannya KKR ini wilayah Tolikara dapat dipulihkan total baik umat Tuhan, serta tanahnya,” harapnya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Bupati Tolikara Dinus Wanimbo, yang mengatakan selama proses pilkada Bupati Tolikara telah terjadi permasalahan cukup berat namun semua kita melewatinya dengan selamat karena pertolongan Tuhan.

“Saat pemilihan Bupati Tolikara kemarin antar pendukung beda pendapat dan pandangan namun setelah kami menang kami sudah berkomitmen untuk bersatu sama-sama membagun Tolikara yang lebih maju dan mandiri,” ucap Dinus.

Ketua II DPRD Tolikara Yotam R. Wenda mengatakan kami juga mendukung penuh rencana penyelenggaraan KKR di seluruh Tolikara. “Kami berharap kegiatan KKR ini benar-benar membawa perubahan besar di Tolikara terutama kepada masyarakat Tolikara untuk dipulihkan menjadi keluarga Allah.” (*)

loading...

Sebelumnya

Pesan Natal, Bupati Tolikara : walau berbeda, mari hidup rukun dan damai

Selanjutnya

Ketua KPU Papua: Honor penyelenggara tingkat bawah tidak ada masalah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe