Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Hari pertama masuk kantor, setengah ASN di Jayawijaya membolos
  • Senin, 08 Januari 2018 — 11:44
  • 1007x views

Hari pertama masuk kantor, setengah ASN di Jayawijaya membolos

Kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya pada hari pertama kerja, Senin (8/1/2018), baru sekitar 50 persen. Dalam apel pagi yang dipimpin langsung Asisten I Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, hanya sebagian ASN yang hadir dan kantor bupati pun masih sepi.
Illustrasi, ASN di Jayawijaya yang sedang mengikuti apel - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya pada hari pertama kerja, Senin (8/1/2018), baru sekitar 50 persen. Dalam apel pagi yang dipimpin langsung Asisten I Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, hanya sebagian ASN yang hadir dan kantor bupati pun masih sepi.

“Tadi yang mengikuti apel pagi baru 50 persen. Dalam arahan apel pagi, kami menyampaikan tentang pelaksanaan tugas 2018 yang harus mulai dikerjakan," kata Tinggal Wusono.

Asisten I berasumsi jika para ASN ini sudah berada di tempat pasca libur panjang, sehingga ia minta seluruh pimpinan OPD untuk menginventarisasi pegawainya.

Tinggal juga mengingatkan setiap ASN di Jayawijaya dilarang terlibat kegiatan politik praktis, mengingat dalam tiga hari ke depan dilakukan pendaftaran pasangan calon bupati Jayawijaya maupun pemilihan gubernur.

"Harapan kami, kita bisa memposisikan diri dan bisa mendorong proses pilkada ke depan akan semakin baik karena ASN merupakan perekat dari seluruh masyarakat dan aparatur di Jayawijaya," katanya.

Menurutnya, ASN harus menunjukkan bahwa organisasi ini tidak terkotak-kotak. Persatuan dan kesatuan pegawai itu akan menjadi baik dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Jayawijaya.

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Jayawijaya, Yohanes Walilo, menegaskan jika setelah libur panjang masih ada ASN yang tidak masuk pada hari pertama masuk kantor, sudah jelas akan ada sanksi dari pemerintah daerah. Kepala OPD harus mengetahui tingkat kehadiran stafnya.

"Kalau tidak masuk kantor itu ada sanksi tersendiri dari pemda Jayawijaya. Itu sesuai dengan aturan hukum yang berlaku bagi ASN," kata Sekda. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketua KPU Papua: Honor penyelenggara tingkat bawah tidak ada masalah

Selanjutnya

Disinyalir salah satu calon borong partai, pendukung calon bupati Jayawijaya mengamuk

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4826x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4229x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3955x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3436x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2894x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe