Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Berani merokok di RSUD Biak, siapkan Rp 50 ribu
  • Selasa, 09 Januari 2018 — 13:16
  • 1087x views

Berani merokok di RSUD Biak, siapkan Rp 50 ribu

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas B Kabupaten Biak Numfor, Papua mulai 1 Januari 2018 menerapkan sanksi denda sebesar Rp 50 ribu khusus bagi petugas medis kesehatan yang melanggar larangan merokok dan makan buah pinang saat bekerja melayani pasien di area rumah sakit setempat.
Mulai 1 Januari 2018, manajemen RSUD Biak memberlakukan sanksi denda Rp 50 ribu bagi tenaga medis di rumah sakit tersebut yag kedapatan merokok saat melayani pasien – Jubi/Temp.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Biak, Jubi - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas B Kabupaten Biak Numfor, Papua mulai 1 Januari 2018 menerapkan sanksi denda sebesar Rp 50 ribu khusus bagi petugas medis kesehatan yang melanggar larangan merokok dan makan buah pinang saat bekerja melayani pasien di area rumah sakit setempat.

"Sanksi denda untuk pegawai RSUD sudah disosialiasikan, tujuannya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di rumah sakit Biak," ungkap Pelaksana Tugas Direktur RSUD Biak, dr Ricard Ricardo Mayor, dihubungi di Biak, Selasa (9/1/2018).

Ia mengatakan pelanggaran merokok dan makan pinang yang dilakukan keluarga pasien, saat tertangkap akan diberikan teguran peringatan untuk tidak mengulangi lagi.

Ricardo Mayor berharap adanya ketentuan melarang merokok dan makan pinang di lingkungan rumah sakit dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kinerja RSUD kelas B Biak.

RSUD Biak sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Papua, menurut Ricardo Mayor, harus mencerminkan kebersihan, keindahan, kenyamanan, dan keserasian.

"Saya harapkan semua pegawai kesehatan di RSUD Biak dapat mendukung kebijakan direktur dalam menerapkan sanksi denda untuk petugas medis yang kedapatan merokok dan makan buah pinang saat melayani pasien," ujar direktur alumni Fakultas Kedokteran Undip Semarang.

Disinggung kesiapan stok oat-obatan dan bahan habis pakai di RSUD, menurut Ricado Mayor, sesuai data hingga awal tahun baru 2018 masih tersedia dengan aman di rumah sakit.

"Stok obat-obatan dan bahan habis pakai masih dapat memenuhi kebuthan pasien untuk satu bulan ke depan. Kami juga telah menambah cadangan persediaan obat kebutuhan pasien," kata Plt Direktur RSUD Ricardo Mayor.

Hingga Selasa siang aktivitas pelayanan pasien di RSUD kelas B Biak berjalan normal. Puluhan pasien dari berbagai kampung sudah mulai datang untuk mendapatkan layanan kesehatan di poliklinik rumah sakit umum Biak. (*)

loading...

Sebelumnya

KPUD Nabire mulai lakukan verifikasi faktual

Selanjutnya

Biak prioritaskan pengembangan sektor pariwisata

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe