Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. 11 awak kapal pencuri ikan asal Tiongkok dipulangkan
  • Selasa, 09 Januari 2018 — 17:11
  • 1306x views

11 awak kapal pencuri ikan asal Tiongkok dipulangkan

Karena status mereka non justicia maka tidak bisa kami proses secara hukum, mereka dipulangkan bersama delapan awak kapal lainnya dari Indonesia. Namun beberapa di antaranya masih kami jadikan sebagai saksi
Ilustrasi. Pixabay.com/Jubi
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi - Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang, Nusa Tenggara Timur memulangkan 11 awak kapal ikan asal Tiongkok yang tertangkap mencuri ikan di wilayah perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

"Ke-11 awak sudah kami serahkan ke Imigrasi dan rencananya akan dipulangkan atau dideportasi pada Rabu (10/1)," kata Kepala PSDKP Kupang, Mubarak, Selasa (9/1/2018).

Semua awak kapal ikan asal Tiongkok berbendera Timor Leste, itu masing-masing lima orang warga negara Tiongkok, tiga dari Myanmar dan tiga warga Vietnam.

Mereka dipulangkan karena berstatus non justicia sehingga tidak diproses hukum terkait penangkapan kapal Tiongkok KM Fu Yuan YU 831 bertonse 598 GT pada akhir November 2017 lalu.

"Karena status mereka non justicia maka tidak bisa kami proses secara hukum, mereka dipulangkan bersama delapan awak kapal lainnya dari Indonesia. Namun beberapa di antaranya masih kami jadikan sebagai saksi," katanya.

Dari hasil proses penyidikan, pihaknya telah menetapkan dua awak kapal sebagai tersangka yakni nahkoda kapal dan kepala kamar mesin.

Kedua tersangka tersebut masih dalam proses untuk disidangkan, pihaknya masih menyusun beberapa berkas perkara untuk diproses lebih lanjut ke pihak Kejaksaan setempat.

"Adapun barang bukti lain seperti ikan tangkalan berjumlah sekitar 30 ton yang berhasil disita petugas akan dilelang terlebih dahulu.

Kedua tersangka tindak pidana perikanan itu dijerat pasal 92 jo Pasal 26 ayat (1) jo Pasal 93 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(*)


 

 

 

 

 

 

 

 

loading...

#

Sebelumnya

Merariq; mencuri gadis dan peliknya pernikahan dini

Selanjutnya

Sampah Taman Nasional Komodo 650 Kg perhari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2901x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2608x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1520x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1311x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe