TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp dibuka
  • Rabu, 10 Januari 2018 — 18:49
  • 1284x views

Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp dibuka

Dibukanya pemalangan berdasarkan kesepakatan 12 suku yang mendiami kampung Enggros yang memalang jembtan dan jalan Hamadi Holtekamp.
Jembatan Hamadi Holtekamp tampak sepi tanpa pemalangan - (Jubi/ Hengky Yeimo)
Hengky Yeimo
[email protected]
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Pemalangan jembatan dan jalan Hamadi Holtekamp telah dibuka oleh Pendeta Wilem Itaar, yang didaulat sebagai Koordinator pemilik ulayat Enggros. Dibukanya pemalangan berdasarkan kesepakatan 12 suku yang mendiami kampung Enggros yang memalang jembtan dan jalan Hamadi Holtekamp.

“Hari ini Rabu 10 Januari 2018 resmi membuka palang,” kata Wilem Itaar, kepada Jubi.

Menurut dia, pembukaan palang itu sebagai bukti orang Enggros sangat sopan walaupun haknya direbut dan diambil oleh orang lain. “Kami tidak pergi berkelahi di DPR, kami tidak memalng kantor PU provinsi, kami tidak larang kepala dinas PU maupun lapor polisi, kami dengan sopan dan teratur ada di tanjung Siberi,”kata Willem Itaar menambahkan.

Ia juga menyebutkan alasan pembukaan paang di jalan dan jembatan Hamdi Holtekam itu karena sangat mendukung pembangunan.  Warga adat menyadari pembangunan pembanguan jalan dan jembatan akan berdampak ekonomis bagi kehidupan orang Enggros.

Sedangkan alasan memalang hanya ingin minta perhatian dari pemerintah kota dan provinsi karena hak warga adat habis dipotong. Willem menyamapaikan terimakasih, meski pemerintah pusat pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah Kota Jayapura tidak menaggapi apa yang mereka lakukan.

Seorang warga Yunus, berharap persoalan masyarakat  yang ada di Hamadi Holtekamp dapat diperhatikan oleh pemerintah agar ke depan tidak terjadi pemalangan lagi.

“Masyarakat juga harus kompak mendukung pembangunan jalan dan jembatan Hamadi holtekamp,” kata Yunus.

Ia berharap  masing -masing suku tidak membikin jalan sendiri  dan harus kompak dalam satu komando. (*)

loading...

Sebelumnya

Uncen Refleksi 40 tahun berdirinya antropologi di Papua

Selanjutnya

Kantor PDAM Abepura diresmikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat