Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kader Gerindra Papua sebut jangan salahkan kami jika tak sejalan dengan partai
  • Rabu, 10 Januari 2018 — 21:38
  • 1668x views

Kader Gerindra Papua sebut jangan salahkan kami jika tak sejalan dengan partai

"Partai lain mengumumkan kepada publik dukungan mereka melalui stuktur partai, tidak mengatasnamakan. Kini sebagian besar kader di daerah, tidak sependapat dengan instruksi dalam surat DPP itu," ujarnya.
Ilustrasi pilgub Papua - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Salah satu pendiri Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) organisasi sayap Partai Gerindra di Papua, Ricard Kbarek, mengingatkan pengurus DPD dan DPP Gerindra Papua tidak menyalahkan kader jika tak sejalan dengan partai, dalam mendukung pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur Papua periode 2018-2023.

Ia mengatakan, hal ini dikarenakan hingga kini kader Gerindra masih mempertanyakan dukungan partai kepada pasangan calon dalam pelaksanaan pilgub Papua.

"Saya mempertanyakan posisi Gerindra kepada pasangan bakal calon siapa. Secara administrasi, tim bakal pasangan calon gubernur-wakil gubernur tertentu sudah menyatakan dalam deklarasi kalau Gerindra mendukung mereka. Namun hingga kini belum ada pengumuman secara resmi dari DPP maupun DPD kepada publik," kata Richard via teleponnya, Rabu (10/9/2018).

Menurutnya, memang ada surat DPP yang menyatakan mendukung pasangan bakal calon tertentu dalam pilgub Papua. Namun untuk menjaga marwah partai, kejelasan instruksi partai tidak hanya dengan selembar surat, namun diumumkan secara resmi kepada publik, supaya tidak menjadi pertanyaan masyarakat dan kader.

"Partai lain mengumumkan kepada publik dukungan mereka melalui stuktur partai, tidak mengatasnamakan. Kini sebagian besar kader di daerah, tidak sependapat dengan instruksi dalam surat DPP itu," ujarnya.

Katanya, jika ada kader yang tidak mengikuti instruksi partai akan dipecat, mereka siap mengambil sikap dan menanggung konsekuensinya. Namun mereka bukan pengkhianat partai. Ini disebabkan ketidakterbukaan pengurus DPD dan DPP.

"Selain itu, teman-teman ini punya pandangan logis terhadap kepentingan Gerindra di Papua, 2019. Jadi jangan salahkan mereka kalau mereka punya pandangan lain untuk memberikan dukungan pasangan bakal calon tertentu secara individu, tidak atas nama partai," katanya.

Kata Richard, kini ia masih terus berkomunikasi dengan para petinggi DPP Gerindra di antaranya ketua DPP, sekjen, dan wakil sekjen.

"Kami hanya minta kejelasan supaya kader tidak bingung, karena tidak ada sikap jelas dari pengurus DPD dan DPP. Bukan masalah ditulis dalam surat, tapi diumumkan ke publik supaya tidak menjadi polemik," ucapnya.

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni, yang dihubungi Jubi tidak menjawab telepon. Pesan singkat yang dikirim kepadanya juga tak dibalas. (*)

loading...

Sebelumnya

Baleg DPRP dukung keinginan presiden pangkas aturan birokrasi

Selanjutnya

Polisi nilai parpol lebih memilih uang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe