Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya keluarkan kebijakan potong intensif ASN
  • Kamis, 11 Januari 2018 — 16:52
  • 866x views

Jayawijaya keluarkan kebijakan potong intensif ASN

Kebijakan itu dilakukan  terkait tingkat kehadiran kerja yang akan dievaluasi pada pekan kedua Januari 2018.
Sekda memimpin rapat bersama pimpinan OPD di lingkungan pemda Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya mengeluarkan kebijakan potong intensif bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tak masuk kerja. Kebijakan itu dilakukan  terkait tingkat kehadiran kerja yang akan dievaluasi pada pekan kedua Januari 2018.

“Dan jika ada yang tidak masuk sesuai dengan ketentuan maka akan diambil langkah dan melaporkan ke pimpinan,” kata Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo, kepada wartawan, usai memimpin rapat bersama pimpinan OPD, Kamis (11/1/2018).

Ia menekankan ASN  di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya segera masuk kerja. “Jika tidak maka insentif akan dipotong,” kata Yohanes Walilo, menegaskan.

Menurut dia, kebijakan itu mulai berlaku Senin depan karena sudah empat hari masuk kerja dengan  tingkat kehadiran masih rendah. Pemotongan intensif itu diukur dari tingkat kehadiran ASN jika tidak sesuai dengan ketentuan, sebagai tindakan sangsi administrasi.

Yohanes mengimbau kepada semua ASN yang ada di setiap SKPD lingkup pemerintah Jayawijaya segera masuk dan aktif bekerja, karena waktu untuk libur sudah habis.

"ASN yang belum masuk akan menanggung konsekuensinya  karena pada tahun 2018 sudah memakai absen digital di setiap SKPD," katanya.

Sebelumnya Asisten I Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono,  mengungkapkan kehadiran ASN masih setengah. Hal itu diketahui  saat memimpin apel perdana hari pertama masuk awal tahun, Senin (8/1/2018) lalu.

“Maka kami harap pimpinan OPD harus mengecek setiap stafnya masing-masing,” kata Tinggal. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Ratusan personel dikerahkan antisipasi konflik susulan di Jayawijaya

Selanjutnya

Masyarakat adat Yahukimo dukung Luk-Men

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 6730x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6301x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5894x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe