Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Daratan Pulau Tikus kian menyusut
  • Kamis, 11 Januari 2018 — 20:40
  • 1497x views

Daratan Pulau Tikus kian menyusut

Abrasi atau penyusutan daratan pulau terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir sehingga daratan pulau hanya tersisa 0,6 hektare.
Ilustrasi. Pixabay.com/Jubi
ANTARA
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bengkulu, Jubi - Daratan Pulau Tikus, pulau kecil berjarak delapan mil laut dari Kota Bengkulu terus menyusut akibat abrasi dan kenaikan permukaan air laut.

"Daratan pulau terus menyusut akibat gerusan ombak, terutama di sisi timur," kata Petugas Menara Suar Pulau Tikus, Kusnadi di Pulau Tikus, Kamis ( 11/1/2018).

Abrasi atau penyusutan daratan pulau terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir sehingga daratan pulau hanya tersisa 0,6 hektare.

Sementara luas daratan pulau tersebut awalnya diketahui mencapai dua hektare dan ditopang terumbu karang seluas 200 hektare.

Penyusutan daratan pulau tersebut, juga membuat sejumlah fasilitas terpaksa dipindahkan ke lokasi lain. Seperti menara suar yang sudah dua kali berpindah lokasi.

Koordinator Komunitas Mangrove Bengkulu, Riki Rahmansyah mengatakan abrasi yang terus-menerus menggerus pulau itu dapat ditahan dengan menumbuhkan mangrove.

Karena itu, sejak Mei 2017, komunitas menanam 380 batang bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa dan saat ini hampir 50 persen tumbuh dengan jumlah daun berkisar enam hingga delapan helai.

"Kami menanam mangrove dalam paralon sehingga bibit tidak hanyut dibawa ombak," kata Riki.

Bila mangrove yang ditanam tersebut tumbuh dan mampu membentuk ekosistem baru di Pulau Tikus, besar kemungkinan keberadaan pulau tersebut dapat dipertahankan. (*)

 

 

 

 

loading...

#

Sebelumnya

Oknum aparat lindungi tambang ilegal

Selanjutnya

Sebanyak 24 rumah tertimbun tanah longsor di Kabianggama Yahukimo

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 6675x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6298x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5893x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe