close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ketua KPU: Para calon yang dapat meredam konflik pemilukada di Papua
  • Kamis, 11 Januari 2018 — 21:52
  • 1233x views

Ketua KPU: Para calon yang dapat meredam konflik pemilukada di Papua

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, mengatakan jika calon mengajak pendukungnya bertikai, pasti akan terjadi konflik. Begitu juga sebalikanya, jika pasangan calon dapat menunjukkan sikap dewasa dalam politik, saat kalah dan mengakui kemenangan kandidat lain, pasti rakyat akan mendukung itu.
Kantor KPU Papua - Jubi/Arjuna Pademme 
Arjuna Pademme
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, mengatakan salah satu pihak yang dapat meredam konflik dalam pelaksanaan pemilukada di Papua, khususnya pemilihan gubernur, adalah para calon.

Ia mengatakan jika calon mengajak pendukungnya bertikai, pasti akan terjadi konflik. Begitu juga sebalikanya, jika pasangan calon dapat menunjukkan sikap dewasa dalam politik, saat kalah dan mengakui kemenangan kandidat lain, pasti rakyat akan mendukung itu.

"Kami akan minta pasangan calon dapat mengendalikan pendukungnya. Apalagi ini hanya dua pasangan bakal calon, tentu tekanannya sangat kuat,” kata Adam, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, dalam persaingan hanya ada dua pilih yakni menang atau kalah. Kandidat yang kalah harus mengakui kekalahan dan mendukung pihak pemenang. Begitu juga sebaliknya, kandidat yang menang, merangkul pihak yang kalah.

"Dukungan aparat keamanan untuk mengawal proses tahapan hingga pada putusan nanti juga dibutuhkan. Kami berharap aparat keamanan dapat mendeteksi dini masalah yang kemungkinan terjadi pada tahapan dan proses pemilukada di Papua, baik pilgub maupun pemilukada di tujuh kabupaten," ujarnya.  

KPU akan melakukan berbagai upaya untuk meminimalisasi kemungkinan konflik di masyarakat, khususnya para pendukung pasangan calon, karena keamanan pilkada menjadi komitmen semua pihak.

"Dengan melakukan sosialisasi serta memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentunya akan sedikit mengurangi eskalasi konflik yang akan timbul nantinya," katanya. 

Anggota KPU Papua, Beatrix Wanane, mengatakan pihaknya telah memberikan rekomendasi pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan narkotika kepada kedua pasangan bakal calon yang sudah mendaftar ke KPU Papua.

"Sejak, Rabu (10/1/2018), pasangan bakal calon sudah melakukan pemeriksaan kesehatan. Pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal, melakukan tes narkotiba di Badan Narkotika Nasional (BNN)," kata Wanane.

Kamis (11/1/2018), pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal, melakukan tes kesehatan di RSDU Dok II Jayapura.

"Untuk pasangan Jhon Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (JWW-HMS) atau Jhosua, Kamis (11/1/2018), melakukan tes narkotiba di BBN, dan besok (Jumat, 12/1/2018), akan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II," ucapnya. (*)  
 

loading...

Sebelumnya

KPU akan serahkan berkas keaslian bakal Cagub ke DPRP

Selanjutnya

Hasil evaluasi APBD Papua 2018 dibahas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4886x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4318x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4193x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3511x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2959x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe