Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Timses Cagub Papua diminta bijak bermedsos
  • Jumat, 12 Januari 2018 — 23:15
  • 1198x views

Timses Cagub Papua diminta bijak bermedsos

Ia menegaskan strategi menyebar isu provokatif menjatuhkan pasangan calon tertentu di media sosial bukanlah cara-cara yang baik.
Legislator Papua, Emus Gwijangge (mengenakan topi) saat berbincang dengan Ketua DPR Papua - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi pemerintahan, politik, hukum dan HAM, dewan perwakilan rakyat Papua,   Emus Gwijangge, mengingatkan tim sukses bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, tidak provokatif di media sosial.

"Saya ikuti, ketika menjelang deklarasi hingga pendaftaran bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, banyak sekali isu-isu provokatif di media sosial yang disebar tim sukses calon,” kata Emus, Jumat (12/1/2018).

Kata-kata provkatif itu menggunakan akun resmi maupun akun abal-abal atau jelas. Ia menegaskan strategi menyebar isu provokatif menjatuhkan pasangan calon tertentu di media sosial bukanlah cara-cara yang baik.

"Kerja dilapangan. Jangan hanya memprovokasi masyarakat Papua, dengan menyebar isu. Cara-cara ini harus dihentikan. Yang masyarakat nilai kini adalah visi misi para bakal calon," ujar Emus menambahkan.

Ia berharap polisi perlu membetuk tim memantau dan menertibkan pengguna media sosial penyebar isu yang kebenarannya belum dapat dipertanggungjawabkan. Menurut  dia , provokatif hal seperti  itu dapat memicu konflik di masyarakat.

Polda Papua mengingatkan masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial, tidak menyer isu atau informasi bohong, yang dapat meresahkan masyarakat.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, menyatakan tidak melarang siapa saja menggunakan media sosial dalam memperkenalkan para bakal calon yang didukung. “Namun, kami harapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak berbau SARA atau kampanye hitam yang saling menjatuhkan lawan,” kata Ahmad Mustofa.

Ia berharap kampanye di media sosial bersifat positif, sehingga tidak merugikan diri sendiri dan bakal calon yang didukung. "Lebih baik memberikan informasi terkait visi misi dan program kerja para bakal calon," katanya.

Polda Papua akan memantau 24 jam pergerakan di media sosial, langkah itu mendeteksi informasi hoax yang perlu direspon dengan cepat kepolisian. “Kami memiliki alat yang canggih untuk menangani media sosial. Tim cyber Polda Papua terus bekerja untuk hal itu," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator Papua ajak lembaga terkait menata ulang izin pertambangan

Selanjutnya

Rekomendasi ganda, KPU Paniai diingatkan patuhi silon

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe