Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pasar lama Sentani tidak punya izin operasional 
  • Senin, 15 Januari 2018 — 22:02
  • 1345x views

Pasar lama Sentani tidak punya izin operasional 

"Sampai hari ini kami masih cari solusi terbaik untuk memindahkan semua pedagang yang berjualan di pasar itu. Kalo tidak ada izin operasiobal, berarti pasar itu ilegal," ujar Kepala UPTD Pasar, Daniel Sokoy.
Aktivitas jual beli di pasar Pharaa Sentani - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Pasar lama Sentani hingga kini masih beroperasi meski disebut tidak memiliki izin operasional. Setelah terbakar pada tahun 2000, pasar tersebut ditutup oleh Pemerintah kabupaten Jayapura. Para pedagang di pasar tersebut dipindahkan ke pasar Pharaa Sentani.  

"Sampai hari ini kami masih cari solusi terbaik untuk memindahkan semua pedagang yang berjualan di pasar itu. Kalo tidak ada izin operasiobal, berarti pasar itu ilegal," ujar Kepala UPTD Pasar, Daniel Sokoy,saat ditemui di pasar Pharaa Sentani, Senin (15/1/2018).

Dikatakan, pasar lama Sentani yang hingga kini masih beroperasi, sangat mengganggu jalur jalan raya di pasar itu. Banyak warga mengeluh ketika melalui jalur pasar lama. 

"Bagi mereka yang sudah lebih dulu mempunyai kios di dalam pasar lama, tidak mengganggu jalur arus lalu lintas di sekitar pasar. Pedagang yang berjualan di pinggir jalan, bahkan ada yang sampai ke badan jalan, mengakibatkan kemacetan panjang di jalur pasar, " katanya. 

Darius, pedagang sayur dan rempah-rempah di pasar lama Sentani, mengaku akan kesulitan apabila harus pindah dari tempatnya berjualan sekarang. 

"Sejak terbakar memang belum begitu padat pedagang di pasar ini. Setelah dua hingga tiga tahun berselang banyak pedagang yang memilih berjualan disini.  Kalau pemerintah berencana untuk pindahkan kami, berarti harus ada tempat yang tersedia juga bagi kami di pasar Pharaa," katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Pengelolaan pasar harus didukung koperasi

Selanjutnya

Kunjungan Menteri BUMN diharap berdampak pada pembangunan pasar di Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4863x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4285x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4147x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3484x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2932x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe