Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Tim JWW akan minta rehabilitasi nama baik kandidatnya
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 02:29
  • 924x views

Tim JWW akan minta rehabilitasi nama baik kandidatnya

"Kami juga kumpul data. Kami akan minta ini dibuktikan. Betulkah tidak, kalau tidak, ya, kami juga minta pihak-pihak itu mengembalikan nama baik bakal calon yang kami usung," kata Edo Kaize menjawab pertanyaan Jubi, Senin (15/01/2018).
Ilustrasi bakal calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo ketika mendafar ke KPU Papua, pekan lalu - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua tim kampanye bakal pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Papua, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JWW-HMS), Edoardus Kaize mengatakan, pihaknya akan meminta pihak-pihak yang menyebar isu dugaan palsu ijazah palsu JWW merehabilitasi nama baik yang bersangkutan, jika hal itu tidak terbukti.

"Kami juga kumpul data. Kami akan minta ini dibuktikan. Betulkah tidak, kalau tidak, ya, kami juga minta pihak-pihak itu mengembalikan nama baik bakal calon yang kami usung," kata Edo Kaize menjawab pertanyaan Jubi, Senin (15/01/2018).

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua itu, isu yang dimainkan ini tidak profesional dan tidak fair. Kalau memang merasa ada hal yang tidak benar dalam administrasi bakal calon, ada KPU yang bertugas melakukan verifikasi berkas.

"Serahkan saja ke sana (KPU), beritahukan kepada KPU, karena KPU punya daftar dan tahu caranya," ujarnya.

Katanya, jika nanti keputusan KPU tidak sesuai harapan pihak terkait, jangan ada reaksi lain.

"Ya sudah, tapi jangan ada harapan lebih, karena kini verifikasi faktual masih berlangsung. KPU punya aturan main dan tahu apa yang harus dilakukan. Tapi tidak boleh ada intimidasi," ucapnya.

Ia mengatakan, KPU adalah lembaga independen yang tidak boleh diintervensi siapa pun.

"Ini hanya kepentingan politik yang dimainkan. Biarkan masyarakat sendiri menilai," ucap Wakil Ketua III DPR Papua itu.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi mengatakan, pihaknya terbuka menerima aspirasi dari siapa pun. Namun KPU punya aturan dalam melakukan verifikasi faktual terkait berkas administrasi bakal pasangan calon.

"Kami akan kumpul semua ijazah paslon untuk difaktualkan dari sekolah ke sekolah, perguruan tinggi ke perguruan tinggi," kata Adam.

"Tapi kalau sampai di sana, pihak perguruan tinggi bilang itu mahasiswa kami, kami mau bagaimana. Kalau kami sampai di sana dan dibilang itu bukan mahasiswa kami, bukan nomor seri ijazah perguruan tinggi kami, kami juga akan terbuka ke publik, kami juga tidak mau babak belur," ujarnya lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketua KPU Papua sebut ada dua cara memverifikasi ijazah paslon

Selanjutnya

Kedua bakal paslon gubernur Papua diingatkan kendalikan pendukungnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 2723x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2554x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2381x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe