Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kedua bakal paslon gubernur Papua diingatkan kendalikan pendukungnya
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 02:33
  • 1373x views

Kedua bakal paslon gubernur Papua diingatkan kendalikan pendukungnya

"Kalau hal yang menjadi ranah KPU dan Bawaslu, sampaikan kepada kedua lembaga penyelenggara itu. Tidak harus saling menjatuhkan," ujarnya.
Ilustrasi pilgub Papua - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Emus Gwijangge mengingatkan dua bakal pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Papua, Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen) dan John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JWW-HMS), mengendalikan pendukung mereka.

Ia mengatakan, belakangan ini pendukung kedua bakal paslon, terutama para simpatisan saling serang menggunakan berbagai isu. Tidak hanya di media sosial, namun secara terbuka.

"Jangan saling serang lewat isu-isu yang belum diketahui kebenarannya. Kedua kandidat ini yang dapat mengendalikan simpatisannya. Kalau tim sukses, mungkin masih dapat menahan diri, tapi kadang simpatisan ini yang saling serang dengan berbagai isu," kata Emus, Senin (15/01/2018).

Menurutnya, jika ada dugaan yang terkait masalah hukum, sebaiknya disampaikan kepada penegak hukum, di antaranya kepolisian atau kejaksaan.

"Kalau hal yang menjadi ranah KPU dan Bawaslu, sampaikan kepada kedua lembaga penyelenggara itu. Tidak harus saling menjatuhkan," ujarnya.

Menurutnya, simpatisan dan pendukung bakal paslon, jangan terus membangun isu yang dapat menyebabkan gesekan di masyarakat.

"Perlu kerja sama meredam situasi potensi konflik di masyarakat. Nanti semua akan ditentukan pada hari pencoblosan, 27 Juni 2018," katanya.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi mengatakan hal yang sama. "Menjaga keamanan pilkada menjadi komitmen semua pihak, penyelenggara, pasangan calon, pemerintah, khususnya masyarakat pendukung pasangan calon."

Katanya, KPU akan meminta pasangan calon agar dapat mengendalikan pendukung masing-masing, apalagi hanya ada dua pasangan calon, tentu tekanannya sangat kuat.

"Yang menjadi speaker untuk meredam adanya konflik pada pilkada ini adalah calon. Kalau calon mengajak pendukungnya berantem, ya, pasti berantemlah," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tim JWW akan minta rehabilitasi nama baik kandidatnya

Selanjutnya

Diisukan pakai ijazah palsu, JWW: terima kasih mempopulerkan saya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe