TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Nelayan masih menjadi salah satu fokus RPJMD Papua
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 15:46
  • 826x views

Nelayan masih menjadi salah satu fokus RPJMD Papua

Pemenuhan kebutuhan nelayan masih menjadi program prioritas dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua.
Ilustrasi nelayan - IST
Alexander Loen
[email protected]
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi –Nelayan lewat sektor perikanan di Papua masih menjadi  salah satu fokus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memasuki tahun kelima.  Pemenuhan kebutuhan nelayan masih menjadi program prioritas dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua.

“Tahun 2018 ini peningkatan terhadap beberapa program yang sudah ada, baik perikanan tangkap, budidaya maupun pengolahan dan sarana dan prasarana akan terus dilakukan,” kata Kelapa Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, F.X Mote, di Jayapura, Selasa (16/1/2018).

Khusus untuk perikanan tangkap dilakukan penguatan program  seperti pengadaan kartu nelayan, asuransi, pengadaan kapal, pembentukan kelompok nelayan, dan perlindungan terhadap nelayan asli Papua.

"Sedangkan budi daya berupa bantuan langsung masyarakat, bagaimana cara memelihara ikan yang baik, mempersiapkan benih ikan dan beberapa program lainnya yang tentu harus dilaksanakan dan diselesaikan," kata Mote menjelaskan.

Ia mengklaim  di era kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, produksi perikanan di Papua meningkat, yang dibuktikan dengan pendapatan hasil tangkapan , sehingga produksi perikanan dan  kesejahteraan nelayan meningkat. Ia menyebutkan usaha perikanan juga berkembang dengan stok ikan yang selalu terjaga baik.

Terkait dengan mahalnya ikan di pasaran, Mote mengaku  sebenarnya bisa dikontrol oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dengan harga satuan, dan peningkatan pengawasan di lapangan.

"Sebenarnya harga itu terpantau baik, yang terpenting bagi kami masyarakat harus utamakan konsumsi ikan agar sehat dan pintar," katanya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty meminta DKP menyusun program kolam air tawar, keramba atau danau, khusus di wilayah Pegunungan. Program  penyediaan kolam air tawar merupakan solusi tepat agar masyarakat di wilayah pegunungan bisa lebih cepat mengkonsumsi ikan.

"Dengan membudidayakan ikan air tawar, maka masyarakat di wilayah pegunungan bisa  mengkonsumsi ikan lebih baik," kata Elia. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua minta daerah tegas terhadap Miras

Selanjutnya

Daerah diminta membentuk koperasi nelayan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat