Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Kunjungan Menteri BUMN diharap berdampak pada pembangunan pasar di Jayapura
  • Selasa, 16 Januari 2018 — 18:55
  • 1369x views

Kunjungan Menteri BUMN diharap berdampak pada pembangunan pasar di Jayapura

"Perekonomian adalah faktor penting dalam perkembangan suatu daerah, maju dan tidaknya diukur dengan berjalannya sistem ekonomi serta nilai tukar uang yang terjadi dalam sebuah transaksi di pasar," katanya, saat ditemui di Sentani, Selasa (16/01/2018).
Kunjungan Menteri BUMN Rini Soemarno beberapa waktu lalu ke Pasar Pharaa di Sentani - Jubi / Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi - Kehadiran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, ke Pasar Pharaa dan Pasar Rakyat Dodo, Kabupaten Jayapura, Papua, baru-baru ini, diharapkan membawa angin segar terhadap proses pembangunan kedua pasar tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat, Jhon Fredrik Kere, mengatakan sistem perekonomian di daerah ditunjang dengan adanya fasilitas atau tempat transaksi ekonomi seperti pasar.

"Perekonomian adalah faktor penting dalam perkembangan suatu daerah, maju dan tidaknya diukur dengan berjalannya sistem ekonomi serta nilai tukar uang yang terjadi dalam sebuah transaksi di pasar," katanya, saat ditemui di Sentani, Selasa (16/01/2018).

Menurutnya, pembangunan kedua pasar yang sedang berjalan saat ini, harus menjadi perhatian serius semua pihak khususnya pemerintah dan juga pihak swasta selaku pengembang.

"Pasar harus dibangun secara baik dengan segala fasilitas pendukungnya, karena di dalam pasar inilah semua transaksi ekonomi yang dilakukan pedagang dan pembeli berlangsung. Sudah bukan zamanya lagi relokasi dan menyusahkan para pedagang," katanya.

Kepala UPTD Pasar, Daniel Sokoy, mengaku fasilitas pendukung untuk Pasar Pharaa di Sentani, hingga saat ini masih kurang empat bangunan.

"Empat bangunan yang masih kurang ini, satu unit diperuntukkan kepada para pedagang yang menjual ikan dan daging. Sementara yang satunya lagi untuk barang jadi dan kelontong. Dan dua bangunan lainnya di pergunakan untuk pedagang musiman," sampainya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pasar lama Sentani tidak punya izin operasional 

Selanjutnya

Bupati Jayapura ajak generasi muda jaga dan cintai lingkungan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2943x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2625x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1531x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1323x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe