Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. AMPTPI nyatakan netral Pilkada di Papua
  • Rabu, 17 Januari 2018 — 20:06
  • 1415x views

AMPTPI nyatakan netral Pilkada di Papua

Netralitas yang dilakukan sebagai upaya mengawal proses demokrasi di Papua agar berjalan tanpa konflik.
Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Indonesia Ketika menggelar sebuah kegiatan di Jayapura - (Jubi/ Hengky Yeimo)
Hengky Yeimo
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Sekertaris Jendral Asosiasi Mahasiswa Pegunungan tengah Se- Indonesia (AMPTPI) Yan Lagowan, menyatakan sikapnya netral  dalam menghadapi pemilihan Kepala Daerah di Papua. Netralitas yang dilakukan sebagai upaya mengawal proses demokrasi di Papua agar berjalan tanpa konflik.

“Kami telah menyatakan sikap untuk netral dan mengawal proses ini agar berjalan tanpa konflik yang pada akhirnya merugikan masyarakat Papua sebab tensi politik Pemilihan Kepala Daerah ini,” kata  Yan belum lama ini.

Ia menyebutkan sejak setahun lalu masyarakat Papua terpecah ke dalam berbagai kepentingan politik dan tim sukses dari masing-masing bakal calon Gubernur maupun para bakal calon bupati  di tujuh kabupaten yang akan mengikuti pemilihan serentak pada tanggal 27 Juni 2018.

Menurut dia, perbedaan pandangan politik dan kepentingan adalah hal yang lumrah dan wajar,  namun ada hal-hal prinsip yang lebih penting dan perlu di pelihara. “Yakni kesatuan dan persatuan kita sebagai orang Papua mesti di rawat,” kata Yan menambahkan.

Ia mengaskan kepentingan politik dan perbedaan pandangan dalam pemilihan kepala Daerah di Papua tidak harus diakhiri dengan konflik. Hal itu dinilai akan mengorbankan masyarakat sipil dan para kandidat sendiri.

Wakil Sekertaris Jendral AMPTPI, Hendrikus Madai, mengatakan organisasinya akan mengawal seluruh proses pemilihan kepala daerah baik Gubernur dan wakil gubernur maupun pemilihan bupati dan wakil bupati.

“Agar Proses ini tidak mengarah kepada konflik yang pada akhirnya mengorbankan rakyat sipil,” kata Hendrikus .

Ia juga menyerukan kepada semua pihak agar menjaga persatuan dan kesatuan. “Serta meminta kepada pihak penyelenggara dalam hal ini KPU dan Panitia Pengawas Pemilu agar menyelenggarakan secara adil, netral dan tidak untuk kepentingan tertentu,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Mahasiswa Puncak Diimbau tidak berpolitk praktis

Selanjutnya

Warga minta pemerintah perbaiki jalan tanjakan Perumnas IV Waena

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5770x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3928x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe