Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Jenis usaha permainan anak-anak menjamur di Pantai Nabire
  • Rabu, 17 Januari 2018 — 21:53
  • 3076x views

Jenis usaha permainan anak-anak menjamur di Pantai Nabire

“Banyak mainan, anak-anak tinggal main pilih. Jadi saya ajak anak ke sini, karena anak bosan di rumah. Bermain di alam terbuka juga bisa meningkatkan kecerdasan anak," katanya, Senin (15/01/2018).
Yafet Wakum menemani anaknya bermain mobil-mobilan - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Berbagai jenis usaha permainan anak-anak semakin menjamur di Kota Nabire. Pengelola usaha ini, kebanyakan bertebaran di Pantai Nabire, dan semuanya orang-orang non-Papua.

Dari pantauan Jubi, aneka permainan yang ditawarkan di antaranya seperti odong-odong, mobil dan motor mini, pasir ajaib, mandi bola, mancing mania dengan boneka-boneka ikan, kereta, dan berbagai jenis permainan lainnya. 

Salah seorang bapak, Yafet Wakum, yang ikut membawa anaknya bermain di sekitar Pantai Nabire mengatakan, tertarik membawa anaknya ke arena bermain tersebut karena pilihan permainannya bervariasi.

“Banyak mainan, anak-anak tinggal main pilih. Jadi saya ajak anak ke sini, karena anak bosan di rumah. Bermain di alam terbuka juga bisa meningkatkan kecerdasan anak," katanya, Senin (15/01/2018).

Menurut Yafet, untuk sekali sewa permainan, ia dipunguti biaya Rp20 ribu. "Tidak terlalu mahal. Masih terjangkau."

Lanjutnya, ia dan anaknya, sebulan sekali berkunjung ke arena permainan ini.

"Anak saya baru satu, dan dia suka semua jenis permainan di sini. Biasanya sekali ke sini bisa sampai empat permainan yang ia mau," katanya.

Salah satu pemilik usaha, Winarno, mengatakan sudah empat tahun ia menggeluti usaha tersebut. Sebelumnya usaha ini ia kelola di tempat asalnya, Solo.

“Saya dari Solo. Tapi saya dengar dari teman-teman, ada peluang bagus di sini. Karena kala itu permainan seperti ini masih jarang. Saya pun memutuskan pindah dan mencoba usaha di sini,” katanya.

Untuk modal, akunya, awalnya ia hanya bermodal nekat sebab uangnya hanya sedikit.

“Saya memang ada sedikit simpanan. Hanya, karena nekat, saya memilih pinjam sama teman. Alhamdulillah, sekarang malah utangnya sudah lunas," tuturnya.

Harga mobil-mobilan, kata dia, per buah Rp4,5 juta. Untuk sekali sewa dengan durasi 15 menit, ia memungut biaya Rp20 ribu.

“Saya punya tiga jenis permainan, yaitu mobil-mobilan, pasir ajaib, dan mandi bola. Nanti, saya rencananya akan mendatangkan permainan yang belum ada di sini," akunya.

Pengelola usaha permainan anak-anak lainnya, Margono, saat ditemui Jubi mengatakan, sebelumnya ia hanya tukang ojek.

"Saya sudah tiga tahun menggeluti usaha ini. Dulu ngojek, dan pendapatan hanya Rp50 ribu per hari," katanya.

Ia mengaku mulai tertarik dengan jenis usaha ini, berawal dari ajakan teman.

“Saya ditawari teman yang juga bos saya, katanya kalau mau nanti saya dapat 25 persen dari keuntungan. Ya, saya jelas mau sebab kerjanya juga hanya empat jam sehari,” katanya. 

Tapi ia mengaku, profesi tukang ojeknya tidak ia tinggalkan. "Pagi saya ngojek. Sorenya baru ke arena permainan."

Ditanya soal biaya operasional, kata dia, yang mahal itu biasanya aki. Sebab per buah harganya sampai Rp700 ribu. “Aki saja yang mahal. Biasanya dalam dua bulan harus ganti baru."

Katanya lagi, penghasilan per hari rata-rata Rp150 ribu sampai Rp300 ribu.

"Biaya sewa lokasi per tiga bulan itu Rp500 ribu. Kami bayar ke petugas sebab ada yang mengelola lokasi arena itu, yaitu dari Karang Taruna Kelurahan Morgo,” katanya.

Jumlah pengelola usaha permainan anak-anak di Pantai Nabire ini, sampai sekarang berjumlah 10 orang. (*)

loading...

Sebelumnya

OJK mengingatkan perlunya checking reputasi kredit

Selanjutnya

Per 23 Januari, Pelni hanya akan berlakukan tiket bayi dan dewasa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5771x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3929x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe