Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. KLB di Asmat, bukti buruknya pelayanan pemerintah di pedalaman Papua
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 07:09
  • 855x views

KLB di Asmat, bukti buruknya pelayanan pemerintah di pedalaman Papua

"Saya ambil contoh seperti di Baigon, Mabul, Amakot, Ayak dan sekitarnya. Banyak masyarakat yang mengalami hal yang sama, tapi kasusnya tidak meledak. Sehingga berbagai penyakit di sana tidak diketahui orang banyak," katanya, Rabu (17/01/2018), di Jayapura.
Kondisi balita kurang gizi di Asmat - IST
Agus Pabika
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (Kopkedat) Papua, Yan Akobiarek, meminta pemerintah jangan hanya melihat masalah-masalah besar yang terjadi di Papua. Akan tetapi, dari hal terkecil pun harus diperhatikan, sebelum menjadi masalah besar.

Seperti kejadian luar biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk di Asmat. Menurut Yan, kasus tersebut tidak hanya terjadi di sana, tapi beberapa wilayah di Papua seperti Korowai, yang merupakan wilayah administrasi Kabupaten Asmat, juga mengalami masalah serupa.

"Saya ambil contoh seperti di Baigon, Mabul, Amakot, Ayak dan sekitarnya. Banyak masyarakat yang mengalami hal yang sama, tapi kasusnya tidak meledak. Sehingga berbagai penyakit di sana tidak diketahui orang banyak," katanya, Rabu (17/01/2018), di Jayapura.

Lanjutnya, bicara soal membangun dan membantu masyarakat di pedalaman, harus memiliki hati yang tulus.

"Harus berhati tulus dalam melayani sesama. Sebab orang pedalaman juga orang Papua. Mereka juga manusia yang sama seperti kita. Jangan melayani dengan setengah hati, terutama dalam hal pelayanan kesehatan dan pendidikan," katanya.

Sebelumnya, KLB wabah campak dan gizi buruk yang melanda Asmat, merupakan contoh pelayanan pemerintah yang buruk. Hal itu dikatakan anggota DPR Papua, John Gobay, kepada Jubi, Selasa (16/01/2018) di, Jayapura.

Gobay sangat menyayangkan kejadian yang menimpa masyarakat di Asmat tersebut. "Kondisi itu sudah menjadi rahasia umum, banyak pejabat daerah lebih memilih tinggal di kota, ketimbang melayani masyarakatnya."

"Dugaan saya, para pejabat di Asmat kebanyakan berada di Timika, ketimbang menetap di daerah tugasnya,” tambahnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Masalah kesehatan di Papua tanggung jawab semua pemangku kepentingan

Selanjutnya

Kunjungi Asmat, Kapolda Papua bantu makanan dan tenaga medis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6395x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3176x views
Otonomi |— Selasa, 13 Februari 2018 WP | 2704x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2314x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe