Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Dana kampung di Jayawijaya tahun ini mencapai Rp 240 miliar
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 08:58
  • 1072x views

Dana kampung di Jayawijaya tahun ini mencapai Rp 240 miliar

Dana itu dicairkan selama tiga tahap pencairan masing-maisng 20, persen untuk tahap pertama dan 40 persen untuk tahap ke dua dan ke tiga
Pertemuan evaluasi penggunaan dana desa 2017 kabupaten Jayawijaya-Jubi/Dok Humas Jayawijaya
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi –Dana kampung Jayawijaya pada tahun anggaran 2018 mencapai Rp 240 miliar, dana itu  diperuntukan bagi 328 kampung setempat. “Itu untuk satu tahun anggaran  sesuai dengan surat dari pemerintah pusat bahwa untuk 2018 akan dikembalikan pada tahun-tahun awal,” kata  Asisten I Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono, usai memimpin rapat evaluasi dana kampung 2017 di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2018).

Ia menjelaskan, dana itu dicairkan selama tiga tahap pencairan masing-maisng 20, persen untuk tahap pertama dan 40 persen untuk tahap ke dua dan ke tiga . “Penggunaan dana itu lebih ditekankan pada mekanisme padat karya,” kata Tinggal menambahkan.

Menurut dia, pemerintah  kabupaten Jayawijaya  bertangung awab mampu menyampaikan penggunaan anggaran dana desa ke kampung-kampung, termasuk penyusunan APBK yang  harus menekankan pada pola padat karya.

“Sesuai yang ditekankan pemerintah pusat, tetapi pemerintah daerah juga mempunyai standarisasi bagaimana padat karya itu dikerjakan,” katanya.

Selain  itu, langkah penting lain penggunaan dana  desa perlu adanya evaluasi terhadap penyaluran dan penggunaan pada tahun 2017. Evaluasi itu untuk mengetahui  agar pemerintah daerah dapat melakukan perbaikan lebih awal dan dapat menyampaikan ke seluruh kepala kampung.

Wakapolres Jayawijaya, Komisaris Abbas, yang hadir dalam evaluasi itu menyatakan lembaganya telah diberikan tugas turut mengawasi penggunaan dana desa. “Sesuai dengan MoU bersama kementerian dalam negeri dan kementerian desa,” kata Abbas.

Ia mengaku sedang menangani  penggunaan dana desa tahun 2017, namun sejak disosialisasikan di kampung-kampung, belum ada pengaduan penggunaan dana desa tahap terakhir tahun 2017.

“Program kan disusun langsung oleh masyarakat dengan melakukan musyawarah, jadi kami arahnya mengawasi penggunaannya, apa bila ada penyalahgunaan baru kita penanganan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

KPU Jayawijaya menunggu hasil penyelidikan pengrusakan kantor

Selanjutnya

Komisioner pemilihan umum Jayawijaya dilaporkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe