Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Komisioner pemilihan umum Jayawijaya dilaporkan
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 09:03
  • 1152x views

Komisioner pemilihan umum Jayawijaya dilaporkan

Pengaduan dan laporan ini dilakukan karena seorang komsioner KPU telah melontarkan kata-kata yang tidak pantas saat hari terakhir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya
Koordinator FMJ-PTP saat menyampaikan pengaduan ke Panwas Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Forum Masyarakat Jayawijaya se Pegunungan Tengah Papua (FMJ-PTP) melaporkan seorang komisioner pemilihan umum Jayawijaya ke Panwaslu dan Polres setempat. Pengaduan dan laporan ini dilakukan karena seorang komsioner KPU telah melontarkan kata-kata yang tidak pantas saat hari terakhir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Jayawijaya, Rabu (10/1/2018).

"Itu disampaikan kepada Paslon yang mendaftar atau kepada kita semua yang ada di dalam ruangan pendaftaran, itu sangat membuat kami kecewa," kata Koordinator FMJ-PTP, Mully Wetipo  saat membuat pengaduan di Panwas Jayawijaya, Rabu (17/1/2018).

Dirinya merasa ada ketimpangan dalam penyelenggaraan politik di Jayawijaya karena seorang komisioner KPU tidak sepantasnya melontarkan kata-kata tak pantas dalam situasi politik yang begitu panas di Kabupaten Jayawijaya.

"Kami berharap panwas bisa menindaklanjuti masalah ini, laporan ini juga bertolak dengan polemik pilkada yang sementara sedang berjalan," kata Mully, menambahkan.

Kata-kata yang diucapkan anggotta KPU dalam bentuk kalimat "bangsat kalian semua" sambil membanting mic di meja dan keluar dari ruangan pendaftaran dianggap sudah melanggar kode etik komisioner KPU, apalagi dengan kondisi rawan konflik.

Jubi mencoba mengkonfirmasi ke ketua KPU maupun komisioner bersangkutan, namun belum ada jawaban karena yang bersangkutan tidak berada di tempat. Sejumlah sumber menyebutkan kata-kata kasar komisioner KPU Jayawijaya muncul karena emosi oleh massa pendukung yang sebelumnya juga mengeluarkan kata-kata kurang patut. (*)

loading...

Sebelumnya

Dana kampung di Jayawijaya tahun ini mencapai Rp 240 miliar

Selanjutnya

Petugas pemutahir data Mamteng dilantik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5770x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3928x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe