Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Advertorial
  3. Pertamina salurkan bantuan Rp 1,8 miliar untuk Asmat
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 09:18
  • 980x views

Pertamina salurkan bantuan Rp 1,8 miliar untuk Asmat

"Dalam setahun ke depan, Pertamina akan menyalurkan bantuan tambahan asupan gizi dan layanan kesehatan di Kabupaten Asmat dengan target utama balita dan ibu hamil setiap bulan selama 2018," ujar Unit Manager PT Pertamina (Persero) MOR VIII, Eko Kristiawan, dalam release kepada Jubi, Rabu (17/1/2018).
Pelayanan kesehatan di Asmat - Jubi/IST
Sindung Sukoco
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, PT Pertamina (Persero) merencanakan program jangka panjang selama setahun di tahun 2018. Program tersebut meliputi pemberian bantuan tambahan asupan gizi dan pengadaan fasilitas pelayanan kesehatan berupa speedboat.

"Dalam setahun ke depan, Pertamina akan menyalurkan bantuan tambahan asupan gizi dan layanan kesehatan di Kabupaten Asmat dengan target utama balita dan ibu hamil setiap bulan selama 2018," ujar Unit Manager PT Pertamina (Persero) MOR VIII, Eko Kristiawan, dalam release kepada Jubi, Rabu (17/1/2018).

Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan di 3 titik lokasi yang tersebar di beberapa distrik lokasi KLB di Kabupaten Asmat. Bantuan tersebut juga dilengkapi dengan kapal speedboat yang akan digunakan sebagai ambulans.

"Jumlah bantuan yang disalurkan selama setahun ke depan meliputi bantuan kesehatan dan infrastruktur penunjang layanan kesehatan dengan rincian tambahan asupan gizi untuk balita dan ibu hamil di tiga titik lokasi setiap bulan serta pengadaan kapal speedboat untuk ambulans dengan total bantuan sebesar Rp 1,8 miliar," ujar Eko Kristiawan.

 Akses untuk fasilitas kesehatan yang belum memadai di Kabupaten Asmat menjadi salah satu penyebab minimnya pelayanan kesehatan dan kurang cepatnya penanganan kasus campak. Hal ini diperparah dengan tingginya angka gizi buruk balita dan anak-anak sehingga rentan terhadap penyakit.

Oleh karena itu, Pertamina fokus pada upaya menanggulangi Kejadian Luar Biasa di Asmat dengan pendekatan aksi cepat tanggap penanganan gizi buruk untuk menekan jumlah korban, serta program jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kualitas kesehatan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Selain itu, peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan akan terus menjadi prioritas di Kabupaten Asmat dan Pertamina berkomitmen untuk mendukung melalui Program Pertamina Sehati.

Program Pertamina Sehati yang menjadi bagian dari CSR PT Pertamina (Persero) ini nantinya akan terus dimaksimalkan sebagai wujud kehadiran BUMN untuk negeri. Pertamina juga akan berkoordinasi secara penuh dengan instansi terkait baik dari unsur kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya baik di tingkat Kabupaten Asmat,  Provinsi Papua maupun secara nasional.

Sebelumnya, General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII – Maluku Papua, Tengku Fernanda, menyerahkan bantuan untuk korban Kejadian Luar Biasa (KLB) kepada Tim Satgas Terpadu Selasa (16/1/2018) di Mapolda Papua, Jayapura, berupa makanan tambahan dan suplemen gizi untuk balita ini merupakan respon dari Pertamina menyusul kejadian luar biasa di Distrik Agats Kabupaten Asmat yang menyebabkan meninggalnya 59 anak.

Tercatat, KLB campak dan gizi buruk ini terjadi di kampung Nakai Distrik Pulau Tiga dan Kota Agats (Data Dinas Kesehatan Januari 2018). 

Tim Satgas Terpadu KLB terdiri dari unsur Kepolisian, Kodam, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, termasuk partisipasi dari jajaran BUMN yang ada di wilayah Papua.

Ketua Tim Satgas Terpadu KLB Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengapresiasi respons serta aksi cepat dari para pihak terkait dalam menanggulangi kejadian luar biasa ini khususnya Pertamina sebagai BUMN yang selalu hadir di garda terdepan untuk aksi sosial dan kemanusiaan khususnya di wilayah Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Gagal maju pencalonan Bupati Deiyai, Yosua Noak Douw gelar ibadah syukur

Selanjutnya

Pengurus KONI diminta majukan olahraga Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2963x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2630x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1535x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1359x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe