TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Dituding berkata kasar, ini jawaban anggota KPU Jayawijaya
  • Kamis, 18 Januari 2018 — 17:19
  • 1126x views

Dituding berkata kasar, ini jawaban anggota KPU Jayawijaya

“Saya ingin jelaskan bahwa keluarnya kata “bangsat” itu keluar secara spontan dan tidak ada niat menjurus ke salah satu orang atau kelompok,”
Komsioner KPU Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Komisioner pemilihan umum Kabupaten Jayawijaya, Sarlota Nelcy, mengatakan pernyataannya yang dianggap kurang mengenakan saat hari terakhir pendaftaran bakal calon kepala daerah di kantor KPU, merupakan suatu yang tak di sengaja.

“Saya ingin jelaskan bahwa keluarnya kata “bangsat” itu keluar secara spontan dan tidak ada niat menjurus ke salah satu orang atau kelompok,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/1/2018).

Menurut dia,  saat itu dirinya merasa terdesak dengan perkataan yang dilontarkan sekelompok massa pendukung calon pada saat pendaftaran. Ia mengaku emosi sehingga keluar kata-kata yang dianggap kasar.

“Saya saat itu merasa terdesak dan mereka juga maki-maki dengan kata-kata yang tak menyenangkan, dan saya keluarkan kata “bangsat” tidak ditujukan ke mereka, itu hanya spontan,” ujar Sarlota, menjelaskan.

Pernyataan dengan kata-kata kasar itu juga disaksikan komisioner Panwas Jayawijaya dan aparat Kepolisian. Bahkan, ia mengaku punya rekaman,  jika memang perlu untuk menjelaskan. Sarlota  juga menyatakan permintaan maaf jika pernyataanya menyinggung.

“Saya pribadi meminta maaf jika hal itu merasa ditujukan bagi mereka, karena itu spontanitas saja tanpa menujukan ke siapa-siapa,” katanya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengaku telah menerima laporan tentang pernyataan tak etis  salah satu komisioner pemilihan umum Jayawijaya.

“Kami akan koordinasi dengan Panwas menindaklanjuti hal ini, jika memang masuk dalam SOP dari KPU sendiri, sehingga bisa masuk dalam ranah kode etik,” kata Yan Pieter.

Namun, jika itu dilakukan atas dasar sentimen pribadi masuk pidana umum maka akan memanggil untuk dimintai keterangan . (*)

loading...

Sebelumnya

RRI-Kejari jalin kerja sama siaran hukum

Selanjutnya

Polisi sedang usut pengrusakan kantor KPU Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat