Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Pelabelan komoditi tol laut, hindari permainan harga di pengecer
  • Jumat, 19 Januari 2018 — 10:54
  • 1539x views

Pelabelan komoditi tol laut, hindari permainan harga di pengecer

"Dengan demikian kita tahu mana barang-barang yang diangkut melalui tol laut dan mana yang bukan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat, Melkias Warinussa.
Pelabuhan rakyat Kota Sorong Papua Barat, pelabuhan penghubung ke daerah sekitarnya, yang juga termasuk salah satu pelabuhan jalur tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo – Jubi/Youtube
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Manokwari, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua Barat mendorong pemberian label atau tanda pada komoditas yang diangkut melalui kapal tol laut.

"Dengan demikian kita tahu mana barang-barang yang diangkut melalui tol laut dan mana yang bukan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat, Melkias Warinussa, di Manokwari, Kamis (18/1/2018).

Ia mengutarakan program tol laut sudah digelontorkan dan beroperasi hampir dua tahun. Diharapkan tujuan dari program terealisasi secara optimal.

Pihaknya mensinyalir permainan harga barang pokok terjadi pada tingkat pengecer sebab harga di tingkat distributor sudah sesuai.

"Di Manokwari ada tiga kapal tol laut yang masuk. Kita berharap itu bisa menekan harga secara signifikan," kata dia.

Melkias menyebutkan pemerintah pusat telah menggelontorkan subsidi cukup besar pada program tol laut. Ongkos distribusi tol laut 50 persen lebih murah dibanding angkutan komersil.

Terkait pelabelan produk tol laut, hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya agar tidak ada permainan harga di pasar. Sebab, belum semua distributor memanfaatkan tol laut.

"Kami juga berharap, PT Pelni terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah," katanya.

Terkait program tol laut, pemerintah Kabupaten Manokwari berencana membentuk tim pengawas. Mereka akan ditempatkan di pelabuhan untuk mengawasi proses bongkar muat barang.

"Saya akan menyiapkan perbup (peraturan bupati) sehingga kerja tim punya payung hukum," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

ORI: Layanan publik di Papua Barat masih jauh dari harapan

Selanjutnya

Gempa berkekuatan 4,1 SR guncang Tambrauw

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6395x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3176x views
Otonomi |— Selasa, 13 Februari 2018 WP | 2704x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2314x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe