Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Pelabelan komoditi tol laut, hindari permainan harga di pengecer
  • Jumat, 19 Januari 2018 — 10:54
  • 2145x views

Pelabelan komoditi tol laut, hindari permainan harga di pengecer

"Dengan demikian kita tahu mana barang-barang yang diangkut melalui tol laut dan mana yang bukan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat, Melkias Warinussa.
Pelabuhan rakyat Kota Sorong Papua Barat, pelabuhan penghubung ke daerah sekitarnya, yang juga termasuk salah satu pelabuhan jalur tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo – Jubi/Youtube
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Manokwari, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua Barat mendorong pemberian label atau tanda pada komoditas yang diangkut melalui kapal tol laut.

"Dengan demikian kita tahu mana barang-barang yang diangkut melalui tol laut dan mana yang bukan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat, Melkias Warinussa, di Manokwari, Kamis (18/1/2018).

Ia mengutarakan program tol laut sudah digelontorkan dan beroperasi hampir dua tahun. Diharapkan tujuan dari program terealisasi secara optimal.

Pihaknya mensinyalir permainan harga barang pokok terjadi pada tingkat pengecer sebab harga di tingkat distributor sudah sesuai.

"Di Manokwari ada tiga kapal tol laut yang masuk. Kita berharap itu bisa menekan harga secara signifikan," kata dia.

Melkias menyebutkan pemerintah pusat telah menggelontorkan subsidi cukup besar pada program tol laut. Ongkos distribusi tol laut 50 persen lebih murah dibanding angkutan komersil.

Terkait pelabelan produk tol laut, hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya agar tidak ada permainan harga di pasar. Sebab, belum semua distributor memanfaatkan tol laut.

"Kami juga berharap, PT Pelni terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah," katanya.

Terkait program tol laut, pemerintah Kabupaten Manokwari berencana membentuk tim pengawas. Mereka akan ditempatkan di pelabuhan untuk mengawasi proses bongkar muat barang.

"Saya akan menyiapkan perbup (peraturan bupati) sehingga kerja tim punya payung hukum," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

ORI: Layanan publik di Papua Barat masih jauh dari harapan

Selanjutnya

Gempa berkekuatan 4,1 SR guncang Tambrauw

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5770x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3928x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe