Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pungli Kemenkumham Papua, korban berjuang hingga ke Jakarta
  • Jumat, 19 Januari 2018 — 11:20
  • 940x views

Pungli Kemenkumham Papua, korban berjuang hingga ke Jakarta

Marice Thsia dan Laurina Mambraku menjadi korban Pungli saat penerimaan CPNS di Kantor Kemenkumham Papua dan telah melaporkan ke tim Saber Pungli Kemenkumham Papua dan Ombusdman Republik Indonesia (ORI) Papua.
Tampak Kanwil Kemenkumham Papua - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Marice Thsia dan Laurina Mambraku nekat menuju ke ibu kota negara Jakarta untuk membawa laporan dugaan pungutan liar di kantor wilayah Kemenkumham Papua. Marice Thsia dan Laurina Mambraku menjadi korban Pungli saat penerimaan CPNS di Kantor Kemenkumham Papua dan telah melaporkan ke tim Saber Pungli Kemenkumham Papua dan Ombusdman Republik Indonesia (ORI) Papua.

“Saya dengan ibu Laurina berangkat ke Jakarta dengan modal sendiri. Kami di sana hampir tiga pekan. Kami ingin para pelaku pungli di Kemenkumham Papua dibersihkan," kata Marice Thsia, kepada Jubi, belum lama ini.

Saat di Jakarta Marice sempat bertemu dengan salah satu petugas Kemenkumham Pusat, Jack Membri, dari pertemuan tersebut dirinya Laurina sudah menceritakan awal mula kasus pungli dan beberapa berkas untuk diperiksa oleh pihak Kemekumham Pusat.

"Mungkin dalam waktu dekat berkas kami diperiksa oleh tim penyidik di Kemenkumham Papua," ujar Marice menambahkan.

Ia yakin pelaku Pungli dengan inisial SS tidak mungkin bekerja sendiri, ada orang lain dibelakang sehingga SS berani memeras orang tua yang anaknya ikut dalam seleksi CPNS. Bahkan ia menyebutkan salah satu pegawai Kemenkumham Papua menginformasikan masih ada sembilan orang lagi pegawai Kemenkumham Papua yang diduga terlibat Pungli.

Hal itu membuktikan SS bukan bekerja sendiri, tetapi ada orang yang jabatannya lebih besar yang memerintahkan melakukan pungli.

Marice menyatakan kehadiranya ke Jakarta bukan  melangkahi apa yang sudah dilakukan ORI Papua,  namun dirinya ingin agar kasus ini cepat terselesaikan. “Dan oknum-oknum yang terlibat dalam kasus tersebut agar segera di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.  (*)

loading...

Sebelumnya

Laporan kekayaan bakal calon terkadang dinilai tak masuk akal

Selanjutnya

Pilkada Papua, kecenderungan calon petahana borong Parpol

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2963x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2630x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1535x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1359x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe