Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Cagub-Cawagub diminta perhatikan penguatan pembangunan keluarga
  • Jumat, 19 Januari 2018 — 13:46
  • 975x views

Cagub-Cawagub diminta perhatikan penguatan pembangunan keluarga

"Calon gubernur dan para calon bupati dapat fokus melihat masalah perkembangan kependudukan di tanah Papua terutama menyangkut aspek pembangunan keluarga dan kesejahteraan keluarga. Masalah kependudukan sangat penting dari penguatan pembangunan keluarga," kata Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar.
Provinsi dan beberapa kabupaten di Papua akan melaksanakan pilkada serentak, memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan – Jubi/Tempo.co
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua minta calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) provinsi Papua memperhatikan masalah kependudukan.

"Calon gubernur dan para calon bupati dapat fokus melihat masalah perkembangan kependudukan di tanah Papua terutama menyangkut aspek pembangunan keluarga dan kesejahteraan keluarga. Masalah kependudukan sangat penting dari penguatan pembangunan keluarga," kata Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar, di Jayapura, Jumat (19/1/2018).

Semisal faktor kesehatan, kata Charles, masyarakat harus bisa memahami untuk menjaga dan memproteksi kesehatan dirinya, termasuk membuat perencanaan untuk mendapatkan anak.

"Meski banyak pernyataan di kalangan masyarakat bahwa Papua ini luas dan kaya, mengapa kita harus ikut program keluarga berencana (KB)," ujarnya.

Dia mengatakan yang menjadi persoalan ialah bagaimana pengendalian kependudukan itu dapat dilakukan secara maksimal.

"Kita mengendalikan penduduk bukan berarti kita membatasi. Tetapi bagaimana penduduk yang ada ini diatur secara baik sehingga menjadi penduduk yang cerdas dan sehat dalam berbagai aspek," ujarnya.

Mereka juga bisa mendapatkan pendidikan yang baik dan memenuhi ekonomi kehidupan keluarga sehingga bisa terhindar dari persoalan kesehatan.

Ia menambahkan Papua akan mengalami kemajuan di berbagai sektor apabila pembangunan kependudukan dikelola dengan baik. (*)

loading...

Sebelumnya

LPJ lambat, 40 persen dana desa Merauke hangus

Selanjutnya

Tahun 2019 Inspektorat Papua wajib naik ke level III

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5770x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3928x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe