Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pemprov Papua studi banding penegakan perda miras di Merauke
  • Jumat, 19 Januari 2018 — 21:52
  • 2097x views

Pemprov Papua studi banding penegakan perda miras di Merauke

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Merauke, Dicky Awerem, saat ditemui Jubi di ruang kerjanya, Jumat (19/1/2018), menjelaskan oleh karena penegakan Perda di Merauke dinilai sangat baik, pada 2017 lalu, dua orang PPNS dari Satpol PP Papua melakukan studi banding di Marauke selama dua hari.
Pelaku yang menjual miras sedang disidangkan di PN Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Dua orang penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua melakukan studi banding secara khusus penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang pemberantasan minuman keras (Miras).

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Merauke, Dicky Awerem, saat ditemui Jubi di ruang kerjanya, Jumat (19/1/2018), menjelaskan oleh karena penegakan Perda di Merauke dinilai sangat baik, pada 2017 lalu, dua orang PPNS dari Satpol PP Papua melakukan studi banding di Marauke selama dua hari.

Kehadiran mereka, lanjut dia, mengikuti proses pemeriksaan terhadap para pelaku, baik yang memproduksi dan menjual minuman lokal (milo), maupun minuman berlabel sampai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) setempat.

“Kedua penyidik tersebut sangat serius mengikuti beberapa tahapan berkaitan dengan penegakan perda miras hingga pengadilan,” ujarnya.

Dari hasil studi banding itu, katanya, akan ditindalnajuti di provinsi dengan menegakan aturan sebagaimana dijalankan penyidik Satpol PP Kabupaten Merauke.

“Intinya, mereka sangat kagum dan bangga, apalagi sekretariat PPNS yang terbentuk pertama di Provinsi Papua adalah Kabupaten Merauke,” katanya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Elyas Refra, menegaskan pihaknya tidak main-main dalam melakukan penegakan terhadap perda miras dan lain-lain. Siapapun yang melakukan pelanggaran, diproses hingga pengadilan.

“Kita sudah memproses banyak orang yang memproduksi milo mupun yang menjual minuman berlabel hingga pengadilan. Hukumannya adalah membayar denda dan atau hukuman kurungan minimal dua bulan,” tegasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tanam enam ribu pohon, cegah abrasi pantai Lampu Satu

Selanjutnya

Kapolres Merauke: Saya tak pernah sebut warga Kuda Mati tolak TNI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6193x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5770x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3928x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe