Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Tahapan Pemilukada Deiyai dinilai tak sesuai jadwal
  • Minggu, 21 Januari 2018 — 16:55
  • 1847x views

Tahapan Pemilukada Deiyai dinilai tak sesuai jadwal

KPU Deiyai  dituding belum pernah menggelar sosialisasi tentang Pemilukada.
Masyarakt Deiyai membentangkan beberapa baliho kecaman kepada KPU dan kecaman kepada Isaias Douw, selaku bupati Nabire yang hadir di Deiyai dei kepentingan politik – Jubi/Ist
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi –Solidaritas Peduli Rakyat dan Alam Deiyai (SPRAD), menuding komisi pemilihan umum setempat tidak menjalankan jadwal tahapan Pilkada sesuai dengan yang ditetapkan oleh KPU Pusat. SPRAD memprotes dengan cara menggelar demonstrasi damai di halaman kantor KPU Deiyai setempat, Jumat, (19/1/2018).

“Dalam tahapan  Pemilukada Kabupaten Deiyai tahun 2018 ini, KPU Deiyai tidak menjalankan tugas sesuai dengan jadwal serta tahapan yang ditetapkan oleh KPU Pusat,” kata Ketua Solidaritas Peduli Rakyat dan Alam Deiyai (SPRAD) Yuli Atoowa Mote.

Ia menuding KPU Deiyai  juga belum pernah menggelar sosialisasi tentang Pemilukada. “Namun langsung mulai dengan tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon),”  kata Yuli menambahkan.

Yuli juga menyayangkan sikap KPU yang yang tak memberi waktu para bakal calon melengkapi berkas saat  mendaftarkan diri. Namun anehnya ada bakal calon yang berkasnya lengkap langsung diakomodir dan ditetapkan pada sehari usai pendaftaran. 

KPU Deiyai dinilai tak netral dalam menjalankan tugas, bahkan penuh dengan kepentingan, karena beberapa hal yang dikerjakan sekaligus tanpa tahapan  yang ditetapkan.

 “Kami rakyat Deiyai mendesak kepada para pengurus DPP partai politik yang sedang berperan aktif dalam Pemilukada Tahun 2018 segera bekukan  B1.KWK itu,” katanya.

Komisioner KPU Deiyai, Marinus Edowai, saat menerima massa mengatakan telah menerima aspirasi dan tuntutan masa. “Kami akan bahas dalam tiga hari terkait perpanjangan pendaftaran itu, sambil konsultasi ke KPU Provinsi dan KPU Pusat,” kata Marinus.

Menurut dia, keputusan tidak bisa ambil sendiri, tapi lima orang komisioner yang saat ini sebagian ada yang bertugas keluar daerah. “Jadi tiga hari ke depan akan kami undang  masyarakat untuk mendengarkan hasil keputusan kami,” kata Marinus menjelaskan. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Dogiyai bakal evaluasi Persido

Selanjutnya

Ide pemekaran, masyarakat adat lebih memilih pembangunan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe