Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. KPU Jayawijaya mencocokan dan meneliti data penduduk
  • Minggu, 21 Januari 2018 — 17:11
  • 1081x views

KPU Jayawijaya mencocokan dan meneliti data penduduk

Pada hari pertama  komsioner KPU Jayawijaya melakukan Coklit di seputaran distrik Wamena Kota, Wesaput dan Hubikiak yang langsung melibatkan PPD, PPS maupun PPDP.
Coklit PPDP yang dilakukan di kampung Hom-Hom, distrik Hubikiak, Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum Jayawijaya, mulai mencocokan dan meneliti  data jumlah penduduk yang telah mempunyai hak pilih pada pelaksanaan pilkada serentak 27 Juni 2018. Pada hari pertama  komsioner KPU Jayawijaya melakukan Coklit di seputaran distrik Wamena Kota, Wesaput dan Hubikiak yang langsung melibatkan PPD, PPS maupun PPDP.

“PPDP yang ditugaskan akan mencocokan data warga masyarakat  dari DPT 2014 yang dilihat dari KTP, kartu keluarga,” kata Divisi sosialisasi dan SDM, KPU Jayawijaya, Markus Way, Sabtu (20/1/2018)

Menurut dia, jika ada masyarakat yang belum memiliki KTP sama sekali tetap didaftar, begitu pula jika belum terdaftar di DPS itu akan didaftar sebagai pemilih dengan kelengkapan KTP, surat keterangan eKTP dan kartu keluarga.

“Pendataan yang dilakukan ini sejak 20 Januari hingga 18 Februari 2018 untuk mengambil data sementara dari setiap distrik di Jayawijaya sehingga nantinya data itu akan dihimpun ke KPU,” kata Markus menambahkan.

Data tersebut akan disamakan dengan dinas kependudukan dan catatan sipil Jayawijaya, lalu bisa dikeluarkan daftar pemilih Tetap (DPT) yang akan digunakan untuk pilkada 27 Juni 2018. Ia berharap dalam waktu sebulan ini tidak ada warga yang terlewatkan.

“KPU akan tetap mengontrol, sehingga bisa terakomodir karena ada data DPT 2014 yang menjadi acuan,” kata Markus menjelaskan.

Ia menjelaksan data tahun 2014 menjadi bahan perbandingan, sehingga jika ada masyarakat yang sudah berusia 17 tahun lalu masuk dalam pemilih pemula, form daftar itu ada dan bisa diisi tanpa menghilangkan hak pilihnya.

Komisioner Panwas, Tadius Mabel menyatakan turut mengawasi di seluruh distrik dalam proses Coklit. “Kami ada panwas tingkat distrik, dan semuanya telah diperintahkan agar turut mengawasi pendataan penduduk ini, “ kata Tadius.

Data masuk ke KPU akan disinkronkan ke dinas kependudukan. (*)

loading...

Sebelumnya

Patah kaki dan hipotermia, pendaki Latvia dievakuasi tim SAR dari Puncak Cartenz

Selanjutnya

Wamena gelar aksi seribu lilin untuk Clarita

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3048x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1205x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1179x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe