Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Ide pemekaran, masyarakat adat lebih memilih pembangunan
  • Minggu, 21 Januari 2018 — 17:27
  • 1946x views

Ide pemekaran, masyarakat adat lebih memilih pembangunan

Pembangunan dalam berbagai aspek sangat dibutuhkan oleh semua komponen masyarakat yang bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat .
Masyarakat suku Moni di Paniai dalam suatu kesempatan menuntut keadilan dari Pemda Paniai - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi – Masyrakat adat lebih memilih pembangunan dibanding ide pemekaran Provinsi Papua Tengah. Pembangunan dalam berbagai aspek sangat dibutuhkan oleh semua komponen masyarakat yang bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat .

“Ini merupakan kewajiban pemerintah untuk membangun seluruh wilayah kekuasaan termasuk Papua,” kata Ketua Dewan Adat Wilayah (DAW) Meepago, Oktovianus Pekei, kepada Jubi di Nabire, Minggu, (21/1/2018).

Ia menilai saat ini pemekaran daerah bukan kebutuhan masyarakat, Pekei berharap pemerintah daerah harus berpikir kebijakan yang berpihak pada masyarakat pribumi. “Karena masyarakat pribumi justru membutuhkan pembangunan, bukan pemekaran,” kata Pekei menambahkan.

Pembangunan yang ia maksud itu adalah yang berorientasi pada manusia, bukan pembangunan yang berorientasi pada infrastruktur. Ia berharap pembangunan mampu menjamin kesehatan keselamatan manusia, pemerataan pendidikan, peningkatan kualitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ide pemekaran itu dinilai belum sesuai dengan kondisi masyarakat Papua , apa lagi otonomi khusus yang masih di harapkan berpihak kepada masyarakat Papua.  Pekei mempertanyakan sejumlah tokoh yang  menginginkan pemekaran Provinsi Papua Tengah.

“Karena selama ini belum ada jaminan dan perlindungan serta memberdayakan masyarakat,” katanya.

Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa menyatakan tak mempersoalkan  jika masyarakat Papua Tengah menghendaki memekarkan provinsi.  "Bagi saya soal pemekaran Provinsi Papua Tengah itu tergantung masyarakat,” kata Dumuopa. (*)

loading...

Sebelumnya

Tahapan Pemilukada Deiyai dinilai tak sesuai jadwal

Selanjutnya

Dari Paniai ke Nabire, Kisah keluarga You demi kesembuhan Bayi Effretin Velisitas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2942x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2625x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1531x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1323x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe