Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua masih validasi data kematian anak di Asmat
  • Senin, 22 Januari 2018 — 16:42
  • 376x views

Papua masih validasi data kematian anak di Asmat

Tercatat wabah campak dan gizi buruk yang terjadi di Asmat bukan hanya soal kesehatan, tetapi  masalah lain yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai - Dok.Jubi
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Tim yang diturunkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua masih memvalidasi data kematian puluhan anak di Kabupaten Asmat. Tercatat wabah campak dan gizi buruk yang terjadi di Asmat bukan hanya soal kesehatan, tetapi  masalah lain yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

"Tentu kami harapkan kematian anak di Asmat tidak boleh terulang kembali, sehingga penanganan yang dilakukan oleh petugas kesehatan di sana sudah berjalan baik dan sesuai standar prosedur yang ada," kata Kepala Dinas Kesehatan Papua, Aloysius Giyai, Senin (22/1/2018).

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinkes siap mengirimkan 10 tenaga medis menetap selama setahun di daerah itu, langkah itu untuk memulihkan kondisi kesehatan di Asmat.

"Tim pemulihan yang tergabung dari tim Kesehatan dari Kementerian Kesehatan, TNI, Polri dan Dinkes semua sudah bergerak ke Asmat," ujar Giyai menambahkan.

Saat ini tim dari Dinkes telah membuka Posko kesehatan di Agats, Asmat untuk memvalidasi data, sedangkan pemerintah provinsi  rencananya akan kembali mengirimkan logistik. 

"Penempatan tenaga medis di Asmat merupakan hal yang sama dilakukan oleh provinsi ke Koroway, Deiyai dan beberapa daerah lainnya waktu itu,” katanya.

Gubernur Papua Lukas Enembe, meminta Dinkes segera menangani masalah kesehatan yang terjadi di Asmat, dengan menurunkan tim kesehatan.

"Penanganan harus segera dilakukan, agar masalah seperti ini tidak kembali terjadi. Saya harap tim yang diturunkan bisa bekerja secara baik," kata Enembe. (*)

loading...

Sebelumnya

Pimpinan OPD diminta tak meninggalkan Papua tanpa izin gubernur

Selanjutnya

Papua segera bentuk Satgas percepatan perizinan usaha

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 2716x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2553x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2380x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe