Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Manajemen Persipura harus kerja lebih profesional
  • Senin, 22 Januari 2018 — 17:47
  • 1469x views

Manajemen Persipura harus kerja lebih profesional

Urusan sponsor itu menjadi kewenangan manajemen, sebagai masyarakat awam kita berharap ke depan, kondisi seperti ini bisa dicarikan solusinya sejak jauh hari.
Para pemain muda Persipura yang menjadi tulang-punggung di Liga 1 2018 - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Nasib Persipura Jayapura musim ini yang terkatung-katung terkait sponsor, buntutnya sejumlah pemain top harus angkat kaki dari Stadion Mandala Jayapura mendapat sorotan dari masyarakat Papua.

Salah satunya datang dari penggila Persipura, Ramses Asmuruf. Pria yang juga menjabat sebagai Asisten III Setda Mamberamo Raya ini mengatakan, bicara Mutiara Hitam adalah bicara tentang harkat dan martabat orang asli Papua (OAP).

"Kita cukup prihatin dengan kondisi yang dialami Persipura. Terkait sponsor yang setiap musim jadi kendala, menurut hemat saya pengurus inti yang lebih tahu situasi dan kondisi, sehingga kita berharap kinerja manajemen harus lebih profesional," katanya kepada Jubi di Abepura, Kota Jayapura, Minggu (21/1/2018).

Urusan sponsor itu menjadi kewenangan manajemen, sebagai masyarakat awam kita berharap ke depan, kondisi seperti ini bisa dicarikan solusinya sejak jauh-jauh hari.

"Artinya saat kompetisi bergulir manajemen sudah harus berpikir dan menjalin komunikasi dengan mitra-mitra yang dipandang serta bisa diajak kerjasama," katanya.

Ramses Asmuruf bilang manajemen tidak hanya bergantung kepada Bank Papua dan PT Freeport saja, tapi membaca peluang lain yang bisa memberi finansial dukungan kepada tim kebanggaan rakyat Papua ini.

Hal lain yang juga menjadi atensi Asmuruf terkait pembinaan pemain muda di Persipura. Ia menilai talenta-talenta Pesepakbola Papua silih berganti muncul, tinggal bagaimana dikelola dengan baik.

“Pemain seperti Boaz, Ricardo, Ian Kabes dari sisi fisik dan usia sudah pasti tidak sehebat dulu. Adik-adik mereka seperti Persipura U19 inilah yang siap mengganti,” ujarnya.

Yances, pendukung setia Persipura dari mengusulkan manajemen harus membuka diri, melibatkan mantan-mantan Persipura seperti Nico Dimo, Nando Fairyo, Chris Yarangga, Eduard Ivakdalam dll, sebagai mentor dalam memotivasi generasi muda penerus Persipura. (*)

loading...

Sebelumnya

Tiga kali SSB Batik juara Danone region Papua

Selanjutnya

Wujudkan mimpi anak-anak Papua menuju Piala Dunia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32926x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8971x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6478x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5925x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5634x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe