TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Legislator desak DPRP bentuk pansus kesehatan
  • Senin, 22 Januari 2018 — 19:06
  • 699x views

Legislator desak DPRP bentuk pansus kesehatan

"Bagaimana semua pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat bersama menangani masalah. Kejadian di beberapa kabupaten, menjadi pengalaman," kata Mimin.
Ilustrasi kantor DPR Papua - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, John NR Gobai, mendesak pimpinan DPR Papua (DPRP) menggelar rapat badan musyawarah (bamus) untuk membentuk panitia khusus (pansus) kesehatan.

Anggota Fraksi Gerindra itu mengatakan, pembentukan pansus penting, karena ada wabah penyakit yang belakang ini dialami masyarakat di beberapa kabupaten.

"DPRP harus rumuskan langkah strategis masalah kesehatan di Papua. Segera bentuk pansus kesehatan dan gelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan Papua, tidak perlu saling serang di media," kata Gobai kepada Jubi, Senin (22/01/2018).

Menurutnya, ia sudah menyampaikan hal ini secara lisan kepada Ketua DPR Papua, Yunus Wonda.

"Mari berpikir penyelesaian jangka pendek dan merumuskan program kesehatan jangka panjang, dan bidang lain yang bersinergi," ujarnya.

Katanya, yang perlu dilakukan ke depan adalah, mengevaluasi pelayanan kesehatan di Papua dan tenaga kontrak harus diikat aturan jelas. Namun tenaga kesehatan jangan bosan memberikan pengetahuan tentang kesehatan kepada masyarakat.

"Jangan mengalah dengan ketidaktahuan masyarakat. Selain itu, perlu penambahan tenaga dokter di setiap distrik, dengan alat kesehatan dan obat yang lengkap," katanya.

Selain itu lanjut Gobai, dinas kesehatan semua kabupaten di Papua, dibentuk satuan tugas untuk memperkuat bidan desa dan kader kesehatan di kampung-kampung, supaya dapat menjangkau kampung-kampung jauh. Mereka dibekali peralatan komunikasi, logistik, sarana transportasi, dan rumah tinggal yang layak.

"Dibangun puskesmas lengkap dengan rawat inap. Pembangunannya harus satu paket. Mereka digaji tepat waktu, tidak dipotong, ada SSB di daerah yang jauh, ada sarana transportasi udara dan laut yang dipakai tepat guna dan tepat sasaran, bukan untuk wisata petugas kesehatan," ucapnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRP Ignasius W Mimin mengatakan, pihak terkait tidak perlu saling menyalahkan ketika ada kasus di daerah, terutama masalah kesehatan, namun segera melakukan penanganan kepada masyarakat.

"Bagaimana semua pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat bersama menangani masalah. Kejadian di beberapa kabupaten, menjadi pengalaman," kata Mimin.

Ke depan, lanjut dia harus dilakukan upaya pencegahan. Jangan nanti terjadi baru kita saling menyalahkan. Ignas Mimin juga tidak sependapat jika ketika ada kejadian seperti ini, berbagai pihak menyalahkan pemerintah provinsi (pemprov). (*)

loading...

Sebelumnya

Pemilik ulayat area PTFI menyerahkan penyataan sikap ke DPRP

Selanjutnya

Ketua Fraksi Golkar DPRP: Masyarakat jadi korban sistem pemerintahan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat