Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ketua Fraksi Golkar DPRP: Masyarakat jadi korban sistem pemerintahan
  • Senin, 22 Januari 2018 — 19:21
  • 882x views

Ketua Fraksi Golkar DPRP: Masyarakat jadi korban sistem pemerintahan

"Tidak bisa menyalahkan masyarakat. Ini semua kesalahan para pengambil kebijakan. Mulai dari pemerintah pusat hingga daerah," kata Mimin kepada Jubi, Senin (22/01/2018).
Ketua Fraksi Golkar DPR Papua, Ignasius W Mimin - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Galuwo
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Ketua Fraksi Golkar DPR Papua (DPRP), Ignasius W Mimin mengingatkan para pemangku kepentingan, tidak menyalahkan masyarakat ketika ada kejadian di daerah, semisal wabah campak dan gizi buruk yang kini terjadi di Kabupaten Asmat dan Pegunungan Bintang.

"Tidak bisa menyalahkan masyarakat. Ini semua kesalahan para pengambil kebijakan. Mulai dari pemerintah pusat hingga daerah," kata Mimin kepada Jubi, Senin (22/01/2018).

Menurutnya, masyarakat selalu berada pada posisi korban, sehingga tidak tepat kalau para pemangku kepentingan menyalahkan mereka.

"Jangan cuci tangan dengan menyalahkan masyarakat. Sekarang ini masyarakat merupakan korban dari sistem pemerintahan," ujarnya.

Menurutnya, akan lebih bijak kalau dalam kondisi seperti sekarang ini di Papua, pemerintah mengakui kelalaian mereka. Bukan menyalahkan masyarakat, untuk mencari pembenaran.

"Pemerintah kewajiban hak melindungi rakyatnya. Bukan hanya kekayaan alam. Jangan hanya mau kuras kekayaan alam kami di Papua kemudian menyalahkan masyarakat kami. Masyarakat salah apa. Mereka ini korban," ucapnya.

Dikutip dari CNN Indonesia, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, wabah penyakit campak dan gizi buruk di Asmat, Papua, disebabkan kebiasaan masyarakat yang kurang peduli lingkungan dan kesehatan.
Menurutnya, perlu adanya edukasi kepada masyarakat untuk mengubah kebiasaan tersebut.

"Kira-kira seperti cara buang airnya ini, perlu ada edukasi masyarakat di sana," kata Moeldoko akhir pekan lalu. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator desak DPRP bentuk pansus kesehatan

Selanjutnya

MRP kecewa kinerja Dinkes Asmat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe