Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Dinas Pendidikan minta sekolah setop gunakan kapur tulis
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 20:02
  • 1595x views

Dinas Pendidikan minta sekolah setop gunakan kapur tulis

"Saya berikan waktu satu bulan setiap sekolah harus menganti penggunaan kapur dan papan tulis kayu dengan spidol serta white board," kata Kepala Dinas Pendidikan Biak, Nico Buiney.
Ilustrasi, penggunaan papan tulis kayu dan kapur tulis dalam proses belajar mengajar di sekolah yang akan segera ditinggalkan – Jubi/parentingid.com
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Biak, Jubi - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Biak Numfor, minta kepala sekolah dan dewan guru di berbagai jenjang pendidikan untuk menghentikan penggunaan kapur dan papan tulis hitam dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM).

"Cara mengajar guru menggunakan kapur tulis di papan tulis harus diganti dengan white board dan spidol untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan ruangan kelas," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Biak, Nico Buiney, di Biak, Selasa (23/1/20178).

Ia mengakui dengan kemajuan alat peraga belajar saat ini, pemakaian kapur dan papan tulis sudah harus ditinggalkan karena tak lagi menarik anak untuk belajar.

Setiap guru atau kepala sekolah diimbau menghentikan penggunaan kapur tulis dan mengantikannya dengan spidol warga supaya anak-anak lebih bergairah dan bebas dari polusi bahan berbahaya saat di ruang kelas.

Pembelian bahan mengajar spidol dan papan tulis white board dapat menggunakan Dana Operasional Sekolah (BOS) sebagai alat peraga untuk kebutuhan belajar mengajar siswa di sekolah.

Nico mengajak dewan guru mengembangkan sistim belajar mengajar siswa di kelas menggunakan alat LCD (Liquid Crystal Display ), jenis layar panel datar umum digunakan pada perangkat digital, sehingga menjadi lebih menyenangkan dan menarik minat anak untuk belajar.

"Saya berikan waktu satu bulan setiap sekolah harus menganti penggunaan kapur dan papan tulis kayu dengan spidol serta white board," ungkapnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah sekolah di Kabupaten Biak Numfor hingga tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 167 sekolah dasar, 14 SMA, tujuh SMK, dan puluhan SMP yang tersebar di 19 distrik. (*)

loading...

Sebelumnya

Maju pilkada, dua anggota DPRD Biak ajukan pengunduran diri

Selanjutnya

Usai dipalang para wakil rakyat, aktivitas kantor DPRD Biak kembali normal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe