Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pasokan obat habis, klinik gigi umum di Vanuatu tolak pasien
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 11:42
  • 778x views

Pasokan obat habis, klinik gigi umum di Vanuatu tolak pasien

Pasien gigi yang mencari perawatan di Klinik Gigi Rumah Sakit Pusat Vila (VCH) diminta pergi ke klinik gigi swasta karena klinik umum kehabisan stok lidocaine, sejenis obat bius.
Klinik Gigi Pusat Vila (VCH) - DVU/ Godwin Ligo
Elisabeth Giay
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Port Vila, Jubi - Pasien gigi yang mencari perawatan di Klinik Gigi Rumah Sakit Pusat Vila (VCH) diminta pergi ke klinik gigi swasta karena klinik umum kehabisan stok lidocaine, sejenis obat bius.

Seorang sumber terpercaya dari klinik gigi VCH mengatakan kepada Daily Post Jumat (19/1/2018) pagi bahwa sudah lebih dari satu minggu berlalu sejak persediaan lidocaine habis.

Sumber tersebut mengatakan semua pasien termasuk orang dewasa, anak muda, dan anak-anak kecil disarankan mencari perawatan di klinik gigi swasta, namun banyak dari mereka tidak mampu membayar biaya perawatan di sana.

Dia mengatakan hampir semua pasien gigi akan mencari pengobatan sementara dan kembali ke klinik gigi VCH setelah pasokan obat lidocaine kembali tersedia.

Menurut informasi yang didapatkan oleh Daily Post persediaan lidocaine yang digunakan di klinik gigi VCH dipesan dari Australia dan Selandia Baru.

“Kami sangat menyesal karena kami harus memberitahukan kepada pasien untuk mencari perawatan gigi di tempat lain atau menunggu sampai stok obat kami tiba. Namun situasi ini di luar kendali kami dan masalahnya saat ini ada di otoritas kesehatan untuk memastikan persediaan lidocaine selalu ada karena sakit gigi ini penyakit yang sangat buruk, apalagi karena rasa sakit dan sakit kepala akibat masalah gigi,” kata sumber tersebut kepada Daily Post.

Sumber itu juga mengungkapkan kepada Daily Post bahwa klinik gigi VCH sebelumnya menerima stok lidocaine oleh gerai-gerai lain di Port Vila apabila stok badan berwenang habis, namun kali ini mereka harus menunggu persediaan baru dari otoritas kesehatan negara itu.

“Setiap hari kita kita terpaksa menolak sekitar 40 pasien gigi hanya karena pasokan lidocaine tidak ada. Kita memiliki banyak dokter gigi yang berkualitas dan berpengalaman di sini namun mereka tidak dapat menangani pasien karena kurangnya lidocaine,” tutur sumber tersebut.

Hingga kini masih belum diketahui kapan persediaan baru akan tiba.(dailypost.vu)

loading...

Sebelumnya

Kepolisian Solomon berterimakasih atas bantuan Australia

Selanjutnya

Kepulauan Cook tegas soal bantuan Tiongkok

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6190x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5768x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3926x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe