close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Sampah dibiarkan menggunung di pasar Pharaa Sentani
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 12:40
  • 1042x views

Sampah dibiarkan menggunung di pasar Pharaa Sentani

"Saya harap masyarakat sadar dan paham betul aturan-aturan yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup itu, supaya jangan kita jalan keliling Sentani ini balik kanan kiri baku tatap dengan tumpukan sampah," ucap Mince Kogoya.
Tumpukan sampah di jalan masuk pasar Pharaa Sentani - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Meski sudah dipasang baliho berisi pesan larangan membuang sampah di tempat itu, tetapi warga sekitar tidak mengindahkannya. Kondisi ini diperparah dengan tidak maksimalnya kerja petugas kebersihan di pasar tersebut. Alhasil, sampah menggunung di pintu masuk pasar Pharaa Sentani.

Dari pantauan Jubi, sampah di pintu masuk pasar Pharaa Sentani sudah menumpuk sekitar dua pekan lalu. Hingga sekarang, sampah itu masih ada dan baru diangkat sebagian.

Seorang tukang ojek di pasar Pharaa Sentani, La Anom, mengatakan sampah ini sudah ada sejak lama dan baru mulai diangkut oleh petugas kebersihan pada pekan ini.

"Sampah ini ada dua minggu lebih. Baru kemarin mulai diangkat sebagian, yang lainnya masih ada ini," ucapnya, kepada Jubi, di Sentani , Rabu (24/1/2018).

La Anom mengatakan sampah yang menumpuk ini tidak terlalu bikin macet lalu lintas di sekitar pasar. Namun bau yang dikeluarkan sangat tidak baik.

"Kalau panas itu sampah bau sekali. Sampah ini selain mama yang jualan di pasar ini yang buang, ada juga sampah dari kios-kios. Mereka buang disitu," tutur La Anom.

Warga lainnya, Mince Kogoya, mengatakan jika kebersihan ditertibkan dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan sesuai waktu yang telah ditentukan, lingkungan di sekitar pasar akan terlihat bersih.

"Saya lihat sudah ada waktu-waktu buang sampah tapi ada saja yang malas tahu buang semau dia," jelasnya.

Ia menjelaskan aturan yang dibuat itu untuk ditaati dan dijalankan bukan untuk bikin malas tahu.

"Saya harap masyarakat sadar dan paham betul aturan-aturan yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup itu, supaya jangan kita jalan keliling Sentani ini balik kanan kiri baku tatap dengan tumpukan sampah," ucap Kogoya. (*)

loading...

Sebelumnya

Warga kampung Toladan kesulitan air bersih

Selanjutnya

Penyair Papua kecam klaim sastra untuk kepentingan tertentu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4883x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4314x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4185x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3509x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2957x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe