Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Tak cukup fasilitas, Trigana hentikan sementara pelayanan penerbangan pasien
  • Rabu, 24 Januari 2018 — 14:16
  • 571x views

Tak cukup fasilitas, Trigana hentikan sementara pelayanan penerbangan pasien

Maskapai Trigana menghentikan sementara pelayanan penerbangan bagi pasien dari Kabupaten Jayawijaya ke Jayapura sebab dua pesawat yang dioperasikan tidak memiliki fasilitas bagi pasien yang dalam keadaan tidur atau terbaring.
Pesawat jenis ATR yang dimiliki Trigana Air Service tidak memiliki fasilitas untuk pasien dalam kondisi terbaring - Jubi
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:39 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi - Maskapai Trigana menghentikan sementara pelayanan penerbangan bagi pasien dari Kabupaten Jayawijaya ke Jayapura sebab dua pesawat yang dioperasikan tidak memiliki fasilitas bagi pasien yang dalam keadaan tidur atau terbaring.

Kepala Trigana Wamena, Maikel Biduri, di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (24/1/2018), mengatakan dua pesawat jenis ATR yang melayani masyarakat tidak bisa menerima pasien yang dalam keadaan tidur.

"Terutama pasien yang tidak bisa duduk tetapi pakai tandu. Sebelumnya memang ada fasilitas untuk orang sakit. Tetapi dengan tidak beroperasinya jenis Boeing, kami mengalami kendala dengan pasien yang harus dirujuk ke Jayapura. Kalau tidur, kami tidak bisa layani karena fasilitas itu di ATR tidak ada. Jadi itu salah satu hal yang kami sangat sayangkan," katanya.

Dari sejumlah maskapai penumpang di sana, hingga kini hanya Trigana yang menyediakan fasilitas khusus bagi pasien melalui pesawat jenis Boeing. Namun pesawat itu masih dalam masa perawatan di luar Papua.

"Sampai saat ini hanya Trigana saja yang melayani pasien. Tetapi dengan beroperasinya ATR, aktivitas untuk melayani pasien, khususnya yang tidur, itu mohon maaf, bukan tidak mau menolong, tetapi karena kondisi pesawat tidak memungkinkan," katanya.

Ia mengatakan penghentian sementara penerbangan pasien gawat itu menjadi kendala dalam pelayanan kemasyarakatan, terutama pasien yang hendak dirujuk ke Jayapura dalam kondisi terbaring.

"Kecuali pasiennya masih bisa duduk, kami masih bisa layani. Tetapi kalau tidur memang tidak bisa," katanya.

Pesawat Trigana jenis Boeing yang sebelumnya tersedia fasilitas bagi pasien, kini berada dalam masa perawatan sejak tanggal 16 Januari lalu dan dipastikan sudah beroperasi lagi sekitar awal Februari.

"Maintenance berlaku sejak 16 Januari 2018. Ada program perbaikan dari perusahaan, dimana pesawat Boeing yang angkut penumpang dari Sentani ke Wamena dan sebaliknya, untuk sementara ini tidak beroperasi," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat diiming-iming uang dan rumah untuk barter tambang emas

Selanjutnya

PMI Tolikara dilantik, Gereja akan digandeng sosialisasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6654x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3304x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2714x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2364x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe